Peristiwa 17 Desember: HOS Cokroaminoto Meninggal, Nazi Serbu Kota di Ukraina

Arie Dwi Satrio, Okezone · Selasa 17 Desember 2019 06:05 WIB
https: img.okezone.com content 2019 12 17 337 2142732 peristiwa-17-desember-hos-cokroaminoto-meninggal-nazi-serbu-kota-di-ukraina-TjbRHBYJCq.jpg Pasukan Nazi (Wikipedia)

JAKARTA – Berbagai peristiwa penting dan bersejarah terjadi pada 17 Desember baik di dalam maupun luar negeri, dari perang hingga kematian tokoh.

Berikut rangkuman peristiwa penting pada 17 Desember dikutip dari beberapa sumber:

1. Sevastopol Diserbu Nazi

Pada 17 Desember 1941, Sevastopol, salah satu kota di Ukraina, diserbu oleh pasukan Nazi Jerman untuk merebutnya dari cengkeraman Uni Soviet. Pengepungan terhadap Sevastopol sudah dilakukan sejak dua bulan lalu, dan masifnya baru sekarang.

Pengepungan dan serangan pasukan Nazi di Kota Sevastopol berakhir pada 4 Juli 1942. Jerman berhasil merebut kota itu dari Uni Soviet.Nazi

Barang peninggalan Nazi (Reuters)

2. India Rebut Goa dari Portugal

India berhasil merebut Goa dari kekuasaan Portugal pada 16 Desember 1961. Goa merupakan negara kecil di bagian pesisir barat India yang cukup kaya dan dikuasi Portugal sejak 1510, sebelum jatuh kembali ke India.

3. Pembantaian Malmedy

Pembantaian Malmedy merupakan kejahatan perang yang dilakukan oleh anggota Kampfgruppe Peiper atau bagian dari unit tempur Jerman yang dipimpin oleh Joachim Peiper. Pembantaian itu terjadi di persimpangan Baugnez dekat Malmedy, Belgia, pada 17 Desember 1944.

Menurut banyak catatan para saksi mata, sekira 84 tawanan Amerika Serikat dibantai oleh penculik Jerman. Mereka dibantai dengan cara ditembaki menggunakan senapan mesin di sebuah lapangan.

Pembantaian pasukan Amerika Serikat itu terjadi pada saat perang dunia. Pembantaian bukan hanya terjadi dan di satu lokasi. Beberapa hari setelah pembantaian Malmedy, penculik Jerman kembali menghabisi nyawa pasukan Amerika.

4. HOS Cokroaminoto Meninggal

Pemimpin organisasi pertama di Indonesia, Sarekat Islam (SI), Raden Hadji Oemar Said Tjokroaminoto (HOS Cokraminoto) menghembuskan napas terakhirnya pada 17 Desember 1934 dalam usia 52 tahun. HOS Cokroaminoto digelari Pahlawan Nasional dan namanya diabadikan pada beberapa jalan.HOS Cokroaminoto

Lukisan wajah HOS Cokroaminoto

Cokroaminoto meninggal di Yogyakarta setelah sakit seusai mengikuti Kongres SI di Banjarmasin. Tjokraminoto merupakan salah satu pelopor pergerakan di Indonesia. Ia dikenal sebagai guru para pemimpin-pemimpin besar di Indonesia.

Cokro dikenal dengan pemikirannya yang melahirkan berbagai ideologi bangsa pada saat itu. Rumahnya sempat dijadikan rumah kost para pemimpin besar untuk menimbah ilmu padanya, yakni, Semaoen, Alimin, Muso, Soekarno, bahkan Tan Malaka. Ia adalah orang yang pertama kali menolak untuk tunduk pada Belanda.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini