nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ma'ruf Amin: Wakil Presiden Masih JK, Saya Cuma Penggantinya

Fahreza Rizky, Jurnalis · Senin 16 Desember 2019 19:47 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 12 16 337 2142646 ma-ruf-amin-wakil-presiden-masih-jk-saya-cuma-penggantinya-IK2pS6B8eu.jpg Wapres KH Maruf Amin (Foto: Okezone)

JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) RI KH Ma'ruf Amin membuka Musyawarah Nasional XXI Palang Merah Indonesia (PMI) 2019. Dalam kesempatan itu, Ma'ruf berkelakar bahwa posisi Wapres masih ditempati oleh Jusuf Kalla (JK), sedangkan dirinya sebagai penggantinya.

Ma'ruf mulanya berpidato dalam forum tertinggi PMI. Ia menyampaikan penghargaan kepada Ketua Umum PMI sekaligus Mantan Wapres RI, Jusuf Kalla, atas pengabdiannya selama hampir 10 tahun di organisasi kemanusiaan tersebut. Menurut Ma'ruf, di bawah kepemimpinan JK organisasi PMI mengalami banyak kemajuan.

"Selama memimpin PMI hampir 10 tahun, Bapak Jusuf Kalla mampu membawa banyak kemajuan bagi organisasi PMI berkat pengalamannya yang luas dalam berbagai isu kemanusiaan termasuk penanganan pasca bencana alam serta menginisiasi dan memimpin upaya penyelesaian konflik," ujar Ma'ruf di Hotel Millennium, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (16/12/2019).

Maruf

Baca Juga: Ma'ruf Amin Apresiasi Tugas PMI dalam Misi Kemanusiaan

Mustasyar PBNU itu mengungkapkan, prestasi besar JK dalam memimpin PMI adalah mendorong pengesahan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2018 tentang Kepalangmerahan. Undang-undang ini berhasil disahkan di masa kepemimpinan JK sebagai Ketua PMI sekaligus sebagai Wakil Presiden setelah 12 tahun diperjuangkan.

"Wakil Presiden masih Pak JK, saya ini cuma penggantinya," kelakar Ma'ruf yang diikuti tawa hadirin.

Ma'ruf menambahkan, kehadiran PMI akan terus diperlukan. Terlebih sebagai negara yang berada di ring of fire, yang memiliki potensi kejadian bencana alam, Indonesia tentunya sangat membutuhkan dukungan organisasi tersebut.

"Dalam pandangan saya, tema Munas PMI tahun 2019 ini, yaitu 'Kerja Bersama untuk Kemanusian' sangat relevan. Kerja bersama atau membangun kemitraan merupakan pilihan yang harus diambil agar seluruh upaya yang kita lakukan semakin efektif," tukasnya.

Ma'ruf melanjutkan, meskipun PMI selama ini telah memiliki kemampuan menjalin kemitraan, akan tetapi, dengan perubahan dunia yang semakin cepat, inovasi dalam pembangunan kemitraan dan jejaring perlu terus dikembangkan. Hal ini tidak saja untuk memperkuat sumber pendanaan bagi PMI, tetapi juga untuk memperkuat basis relawan PMI.

"Selain memperkuat kemitraan, saya juga mengharapkan PMI terus melakukan improvement dan inovasi terutama dalam hal memastikan stabilitas pendanaan, perluasan dan modernisasi fasilitas, optimalisasi pemanfaatan teknologi informasi, serta perluasan dan peningkatan basis relawan," kata Ma'ruf.

Dirinya juga memandang PMI perlu lebih mendorong pemanfaatan aplikasi teknologi untuk pengumpulan dana masyarakat, misalnya mekanisme seperti crowd funding atau bentuk lainnya. Pemanfaatan aplikasi teknologi juga dapat membantu rekrutmen relawan, serta memberikan edukasi kepada masyarakat.

"Peran PMI yang menurut saya juga perlu terus dilakukan dan diperkuat adalah membantu meningkatkan kesadaran dan kemampuan masyarakat dalam hal mencegah serta mengurangi risiko dari sebuah bencana, serta membantu upaya perbaikan derajat kesehatan masyarakat, dengan memberikan edukasi dan menyampaikan pesan mengenai hidup sehat," pungkas dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini