nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Hanura Tanggapi soal Jabatan Baru Wiranto sebagai Ketua Wantimpres

Fahreza Rizky, Jurnalis · Senin 16 Desember 2019 16:22 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 12 16 337 2142517 hanura-tanggapi-soal-jabatan-baru-wiranto-sebagai-ketua-wantimpres-ojKK9ECsYi.jpg Pelantikan Wantimpres (Foto: Okezone/Fakhrizal)

JAKARTA - Ketua DPP Hanura, Benny Ramdhani menganggap Wiranto memiliki sikap split personality. Hal tersebut dikatakannya untuk merespons jabatan baru yang diemban Wiranto, yakni Ketua Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres).

"Ya bisa dilihatlah mungkin beliau orang yang bisa dikatakan mengalami split personality. Pak Wiranto itu pemimpin pensiunan jenderal yang memiliki split personality," kata Benny di Kantor DPP Hanura, City Tower, Jakarta Pusat, Senin (16/12/2019).

Benny lalu menjelaskan maksud split personality yang dialamatkan kepada Wiranto. Menurut dia, Mantan Panglima ABRI itu selalu mengkalim dirinya sebagai Ketua Dewan Pembina Partai Hanura. Namun, di sisi lain, Wiranto justru menerima jabatan Ketua Wantimpres yang seharusnya tidak boleh berasal dari partai politik.

"Di satu sisi dia selalu mengklaim dirinya dewan pembina partai. Tapi di sisi lain, dia menerima jabatan sebagai ketua wantimpres yang UU terkait wantimpres dilarang keras merangkap jabatan sebagai pimpinan partai politik. Itu kelihatan split personality," tandasnya.

Wiranto

Baca Juga: Jadi Wantimpres, Wiranto: Saya Kembali Sehat, Siap Bertugas

Benny berujar, jika Wiranto masih merasa sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Partai Hanura, seharusnya dia mengajukan pengunduran diri ke partai saat menerima jabatan Wantimpres. Atau, bisa saja Wiranto memilih tetap di partai dan menolak jabatan yang ditawarkan itu.

Benny menambahkan, Wiranto tidak pernah menjalin komunikasi dengan Partai Hanura pimpinan Oesman Sapta Odang (OSO). Sehingga, pihaknya juga enggan memulai komunikasi itu duluan.

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini