Pesan Jokowi soal Pemindahan Ibu Kota, Tingkatkan Produktivitas hingga Kreativitas

Fakhrizal Fakhri , Okezone · Senin 16 Desember 2019 15:21 WIB
https: img.okezone.com content 2019 12 16 337 2142485 pesan-jokowi-soal-pemindahan-ibu-kota-peningkatan-produktivitas-hingga-kreativitas-XeY5YvjgUJ.jpg Presiden Jokowi (Foto : Okezone.com)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan bahwa perpindahan ibu kota tidak dilihat sebagai perpindahan kantor pemerintahan atau perpindahan lokasi kerja. Tapi transformasi dan sistem kerja yang berbasis pada perpindahan ekonomi yang lebih baik, dari produktivitas hingga kreativitas.

"Sehingga saya sampaikan kemarin juga bahwa sebelum kita pindah, sistemnya sudah terinstal dengan baik. Artinya perpindahan ibu kota ini adalah sebagai sebuah perpcepatan transformasi ekonomi," kata Jokowi dalam rapat terbatas 'Persiapan Pemindahan Ibu Kota' di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (16/12/2019).

Ilustrasi pemindahan ibu kota (Foto : Instagram)

Jokowi ingin pemindahan ibu kota belajar dari pengalaman dari negara lain yang telah berhasil. Jokowi tak ingin pemindahan tersebut membuat ibu kota yang baru menjadi mahal sehingga menjadi sepi.

"Yang menghuni hanya pegawai pemerintah, ini juga tidak, atau plus diplomat juga tidak. Karena itu dari awal kita harus merancang perpindahan ibu kota ini sebagai sebuah transformasi ekonomi, perpindahan basis ekonomi kita menuju sebuah smart ekonomi," ujarnya.

Baca Juga : Hanura Gelar Munas III, Jokowi & Wiranto Tidak Diundang

Jokowi ingin pemindahan ibu kota menandai proses transformasi produktifitas nasional, transformasi kreatifitas nasional, transformasi industri nasional, hingga transformasi talenta-talenta yang dimiliki bangsa Indonesia.

"Itu saya kira tujuan utama kita. Sekali lagi bukan semata-mata memindahkan Istana atau memindahkan gedung-gedung perkantoran pemerintah, bukan itu," tandasnya.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini