Polisi Diingatkan Sesuai Prosedur saat Amankan Mobil Mewah di Jatim

Muhamad Rizky, Okezone · Minggu 15 Desember 2019 21:02 WIB
https: img.okezone.com content 2019 12 15 337 2142183 polisi-diingatkan-sesuai-prosedur-saat-amankan-mobil-mewah-di-jatim-Ush241AYYv.jpg (Foto: Okezone.com/Syaiful Islam)

JAKARTA - Kepolisian Daerah Jawa Timur sedang gencar membidik mobil-mobil mewah yang tidak taat administrasi di sejumlah daerah di Jatim. Mobil yang diamankan terdiri dari berbagai merk seperti Lamborghini, Jaguar, Ferari, Mc Laren dan Mini Cooper.

Dari 9 mobil mewah yang diamankan ini, termasuk Lamborghini yang terbakar di Jalan Mayjend Sungkono, Surabaya beberapa waktu lalu. Di mana kasusnya itu ditangani polrestabes Surabaya.

Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni meminta Polri terlebih dulu menyelidiki informasi terkait mobil yang akan disita. Hal itu dia ungkapkan setelah adanya informasi dari salah satu klub pemilik mobil mewah. Dalam informasi tersebut, sumber mengatakan tengah berada di Jepang dan kaget mengetahui kendaraan miliknya akan dibawa paksa ke Polda Jatim oleh personel reserse dan lalu lintas yang datang ke rumahnya. Padahal mobilnya telah dilengkapi STNK, mobilnya pun akhirnya urung dibawa setelah terjadi perdebatan.

“Penegakan hukum terhadap penggelapan ataupun pidana lainnya silakan, tapi lakukan sesuai prosedur. Ada dua dugaan pelanggaran dilakukan personel Polda Jatim dalam peristiwa itu. Pertama adalah memasuki properti tanpa pengetahuan pemilik rumah tanpa dilengkapi surat penggeledahan,” kata Sahroni dalam keterangannya, Minggu (15/12/2019).

(Foto: Okezone.com/Syaiful Islam)

“Yang kedua, kendaraan tersebut dilengkapi STNK yang artinya bukan mobil selundupan. Setelah di perlihatkan STNK malah personel Polda Jatim mau membawa mobil super car tersebut ke Polda Jatim. Perilaku ini tidak baik dan tidak layak dipertontonkan kepada masyarakat,” ujarnya.

Sahroni mengingatkan Polri tak bersikap apatis terhadap para pemilik mobil mewah. Ia meyakinkan bahwa para pemilik mobil mewah yang tercatat sebagai anggota klub selalu diingatkan akan pentingnya kelenggapan dokumen kendaraan, bahkan pembayaran pajak.

“Jangan karena melihat ada super car kemudian menduga hasil selundupan. Selidiki terlebih dahulu sebelum bertindak,” kata dia.

Sebelumnya, Polda Jatim tengah gencar membidik mobil-mobil mewah yang tak taat administrasi. Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Mangera menjelaskan, diamankannya mobil-mobil mewah tersebut terkait penyelidikan dokumen resmi kendaraan.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini