Bagaimana Kondisi Terbaru Tunanetra yang Terperosok di Peron Stasiun?

Achmad Fardiansyah , Okezone · Sabtu 14 Desember 2019 14:55 WIB
https: img.okezone.com content 2019 12 14 337 2141915 bagaimana-kondisi-terbaru-tunanetra-yang-terperosok-di-peron-stasiun-Xe7HIuOlXU.jpg Ilustrasi (Foto: Dokumentasi Okezone)

JAKARTA - Setelah peristiwa yang dialami penyandang Tunanetra, Fazlur Rahman (Alun) yang nyaris terlindas Kereta lantaran terperosok di celah peron di Stasiun Cikini, PT KCI mengaku pihaknya terus mendampinya baik penyembuhan secara fisik maupun trauma psikis.

"PT KCI membantu bapak Fazlur Rahman dalam penyembuhan luka fisik dan trauma psikis yang dialami. Hingga 11 Desember 2019 ini, telah dilakukan satu kali rawat jalan di Rumah Sakit, dan direncanakan perawatan masih akan berlanjut hingga tuntas," kata VP Corporate Communications PT KCI, Anne Purba kepada Okezone, Sabtu (13/12/2019).

Anne mengungkapkan bahwa PT KCI telah menyampaikan permohonan maaf kepada Alun atas peristiwa yang dialaminya.

Ilustrasi

"PT KCI juga telah menyampaikan permohonan maaf secara resmi dalam pertemuan di Kantor Muhammadiyah pada tanggal 25 November 2019 lalu. Pertemuan kembali dilakukan di kantor Kementerian Perhubungan Republik Indonesia pada 2 Desember 2019 lalu," ujarnya.

Anne berjanji, PT KCI akan membuka lebar saran-saran demi meningkatkan pelayanan PT KCI untuk pengguna jasa KRL khususnya para penyandang disabilitas.

Baca Juga: Curhat Penyandang Tuna Netra yang Hampir Terlindas KRL di Stasiun Cikini

"PT KCI juga selalu mendengarkan serta merespon saran-saran dan masukan dari beliau serta komunitas terkait layanan bagi disabilitas yang diberikan di Stasiun maupun perjalanan KRL," jelasnya.

Diketahui, seorang penyandang tunanetra bernama Fazlur Rahman nyaris terlindas kereta commuter line di Stasiun Cikini, Menteng, Jakarta Pusat.

Fazlur yang juga Ketua Pengkaderan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah itu, jatuh terperosok ke rel saat dirinya ingin naik KRL menuju Stasiun Klender dengan KRL tujuan Stasiun Bekasi.

Saat itu ia menggunakan tongkat menuju pintu KRL, tiba-tiba terperosok di antara platform stasiun dengan pintu kereta. Ketika peristiwa itu terjadi, petugas KCI tidak membimbing Fazlur dari peron ke atas kereta.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini