nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Soal Dewas KPK, Jokowi: Jangan Sampai Kita Keliru, Kemudian Dibully Masyarakat

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis · Sabtu 14 Desember 2019 09:15 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 12 14 337 2141828 soal-dewas-kpk-jokowi-jangan-sampai-kita-keliru-kemudian-dibully-masyarakat-CrSiJ7RTsE.jpg Presiden RI, Joko Widodo (foto: MNC Media)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali menegaskan, bahwa pemilihan Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) baru sampai proses finalisasi. Sehingga, lima nama Dewas KPK belum rampung ditunjuk Presiden.

"(Dewas) belum rampung, baru proses finalisasi," kata Jokowi di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat 13 Desember 2019.

Kepala Negara masih memastikan rekam jejak, hingga integritas para calon Dewas lembaga antirasuah itu sebelum diumumkan ke publik.

 Baca juga: PPP Sarankan Dewan Pengawas KPK Tak Berasal dari Parpol

Jokowi tak ingin salah menunjuk sosok Dewas KPK sehingga nantinya menimbulkan polemik di masyarakat. Alhasil, Dewas KPK akan menuai bullyan dari publik.

"Melihat satu per satu track recordnya, integritas, semua. Jangan sampai kita keliru kemudian masyarakat ada yang tidak puas dan kemudian di-bully, kasihan," tegas dia.

Sebelumnya, Jokowi juga sudah berkali-kali memastikan bahwa penunjukkan Dewas KPK sudah masuk ke tahapan final. Meski demikian, ia belum mau mengumumkan siapa kelima orang yang akan mengawasi kinerja lembaga antirasuah tersebut.

"Sudah (final), tapi belum (diumumkan)," kata Jokowi usai memberikan pengarahan dalam rapat koordinasi nasional Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) dan Silaturahmi Nasional Bank Wakaf Mikro (BWM) Tahun 2019 di Hotel Mulia, Jakarta, Selasa 10 Desember 2019.

 Baca juga: Beredar Sejumlah Nama Dewan Pengawas, Ini Tanggapan KPK

Jokowi menerangkan bahwa penunjukkan Dewas KPK masih pada tahap proses penyaringan di tim internal Setneg. Ia pun memastikan, hingga saat ini belum ada proses finalisasi dengan memutuskan lima nama sebagai Dewas KPK.

"Ya nanti dilihat figur-figurnya. Kita kan ini masih dalam proses penyaringan oleh tim internal di Setneg, jadi belum ada proses finalisasi," kata Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Senin 2 Desember 2019.

Kepala Negara mengungkapkan, selama ini banyak dari masyarakat yang telah memberikan masukan kepada pemerintah soal Dewas lembaga antirasuah.

Jokowi menegaskan, bahwa pemerintah akan menunjuk orang-orang yang mempunyai rekam jejak yang baik dalam mengawasi KPK nantinya.

"Yang jelas kita ingin memilih yang tentu saja memiliki track record yg baik, integritas yang baik," tutur dia.

Mantan Gubernur DKI Jakarta menginginkan agar Dewas KPK diisi orang-orang yang berpengalaman di bidang hukum, audit pemeriksaan keuangan, hingga orang-orang yang berkompeten dalam mengelola keuangan.

Ia menambahkan bahwa pemerintah akan menunjuk Dewas KPK sebelum pelantikan para komisioner KPK pada 20 Desember 2019 mendatang.

"Ini masih proses berjalan. Kita masih, masih tanggal 20-an kan," tandasnya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini