nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Habib Luthfi bin Yahya, Ulama "Segudang" Kegiatan yang Menjabat Wantimpres

Alifa Muthia Diningtyas, Jurnalis · Sabtu 14 Desember 2019 08:29 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 12 14 337 2141825 habib-luthfi-bin-yahya-ulama-segudang-kegiatan-yang-menjabat-wantimpres-pbBNIYsi8P.jpg Anggota Wantimpres, Habib Lutfi bin Yahya di Istana Negara (foto: Okezone.com/Fakhri)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah melantik sembilan anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) masa jabatan 2019-2024 di Istana Negara, Jakarta Pusat. Salah satu anggotanya adalah Habib Luthfi bin Yahya (Tokoh Nahdlatul 'Ulama).

Berdasarkan data yang dihimpun, Sabtu (14/12/2019), Habib Luthfi atau gelar lengkapnya Maulana Al-Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Yahya pernah menjabat sebagai Ketua MUI Jawa Tengah (2005-2010). Habib Luthfi merupakan ulama kelahiran Pekalongan, 10 November 1947 yang memiliki silsilah Ayah hingga ke Nabi Besar Muhammad SAW dan ibu seorang Syarifah (keturunan Nabi) yang bernama Sayidah al Karimah as Syarifah Nur.

Habib Luthfi sempat mengenyam pendidikan di Pondok Pesantren Roudlotul Mubtadiin Balekambang, Jepara yang pada saat itu diasuh oleh KH. Abdullah Hadziq bin Hasbullah. Pendidikan pertamanya diterima dari Ayah al Habib al Hafidz ‘Ali al Ghalib. Selanjutnya ia belajar di Madrasah Salafiah selama tiga tahun.

 Habib Lutfi

(foto: Istimewa)

Selanjutnya pada tahun 1959, beliau melanjutkan studinya ke pondok pesantren Benda Kerep, Cirebon. Kemudian Indramayu, Purwokerto dan Tegal. Setelah itu melanjutkan ke Makkah, Madinah dan di negara-negara lainnya. Selama studinya beliau banyak menerima ilmu syari’ah, thariqah dan tasawuf dari para ulama-ulama besar, wali-wali Allah yang utama, dan guru-guru yang penguasaan ilmunya tidak diragukan lagi.

Selain sebagai seorang ulama, Habib Luthfi juga aktif dalam organisasi Nahdlatul Ulama sebagai salah satu anggota Syuriyah PBNU. Beliau pun juga memiliki peranan penting dalam organisasi Mahasiswa Ahlith Thoriqoh Al Mu’tabaroh An Nahdliyyah (MATAN). Yakni, organisasi tarekat untuk kalangan mahasiswa yang diprakarsai oleh dirinya yang berafiliasi kepada organisasi Islam Nahdlatul Ulama (NU).

Tidak hanya sibuk berorganisasi, Habib Luthfi pun memiliki agenda rutin berupa pengajian yang dipimpinnya yaitu, pengajian Thariqah tiap Jumat Kliwon pagi, pengajian Ilya’ Ulumudin tiap selasa malam, pengajian Fath Qorib tiap Rabu pagi dan santrinya adalah para ibu-ibu, pengajian tiap bulan Ramadan, dakwah di berbagai daerah di seluruh Indonesia, dan rangkaian mauled kanzus yang bertempat di 60 daerah secara bergiliran, khususnya di daerah Pekalongan dan sekitarnya.

 Habib Lutfi

(Foto: Istimewa)

Habib Luthfi bin Yahya pun mengaku bersyukur atas amanah dari jabatan yang diberikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) kepadanya. Ia juga memastikan akan menjaga amanah yang diberikan negara kepadanya.

"Bukan suatu kebanggaan, tapi ini amanat tanggung jawab, bukan sepele. Itu saja. Kita mensyukuri kalau berhasil. Bukan mensyukuri kalau dilantik. Tapi mensyukuri, negara bangsa ini mesti percaya. Nah mampu enggak kita menjaga kepercayaan itu," kata Habib Luthfi di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat 13 Desember 2019.

Ia pun mengaku tak punya alasan apapun untuk bisa bersedia menjabat Wantimpres. Menurut dia, satu-satunya alasan yakni ulama bisa berkontribusi untuk bangsa dan negara.

"Saya nggak punya alasan. Cuma kita ingat 1945 kita ada dimana, 1947 ada dimana. Nah kita ingin ambil kontribusi untuk negara dan bangsa ini," pungkasnya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini