nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pengamen Tunanetra di Bekasi Sering Beroperasi di Pinggir Jalan, Satpol PP Bertindak

Wijayakusuma, Jurnalis · Sabtu 14 Desember 2019 12:02 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 12 13 337 2141736 pengamen-tunanetra-di-bekasi-sering-beroperasi-di-pinggir-jalan-satpol-pp-bertindak-e9GirE4jKY.jpg Ilustrasi (Foto: Dokumentasi Okezone)

BEKASI - Pengamen tunanetra masih sering ditemui di jalan-jalan umum di sejumlah daerah. Keterbatasan fisik membuat pengamen tunanetra kerap mendapat rasa iba dari pengendara, yang dengan sukarela memberikan uang. Namun tak sedikit pula yang merasa kehadiran mereka cukup membahayakan dan mengganggu kelancaran lalu lintas.

Oleh karena itu, pengamen tunanetra pun kerap berurusan dengan petugas Satpol PP. Dengan alasan penertiban, para pengamen yang kedapatan beroperasi di jalan-jalan umum, dirazia untuk kemudian diberikan pembinaan.

"Terkait pengamen tunanetra pinggir jalan di Kota Bekasi, sudah tidak ada lagi. Kami lakukan pembinaan terhadap mereka untuk tidak melakukannya (mengamen) lagi karena berbahaya," kata Kasatpol PP Pemkot Bekasi, Abi Hurairah saat diwawancarai Okezone, Jum'at (13/12/2019).

Lipsus Pengamen Tunanetra (Foto: Okezone)

Meski demikian, Abi menilai para pengamen tunanetra tersebut cukup berhati-hati ketika beroperasi, dan jarang menimbulkan insiden yang sampai mengganggu kelancaran lalu lintas.

"Kalaupun ada tidak pernah berdampak, karena biasanya mereka beroperasi didampingi oleh seseorang yang normal sebagai penunjuk jalan," ungkapnya.

Dan ketika melakukan razia terhadap para pengamen tersebut, Abi mengaku tidak memiliki kesulitan. Para pengamen diakui cukup kooperatif dan mau mengikuti pembinaan yang diberikan oleh dinas terkait, terutama tentang bahaya mengamen di jalan-jalan yang dipenuhi lalu lalang kendaraan.

Ia berharap pembinaan yang telah diterima para penyandang tunanetra tersebut, dapat dijalankan sebaik-baiknya dalam kehidupan sehari-hari.

"Dengan dilakukannya pembinaan, mereka jarang turun lagi di lokasi tersebut. Mungkin mereka pindah operasi ke lain tempat," tutupnya.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini