OSO Tolak Jadi Wantimpres, Jokowi: Beliau Lebih Cinta Hanura

Fakhrizal Fakhri , Okezone · Jum'at 13 Desember 2019 16:43 WIB
https: img.okezone.com content 2019 12 13 337 2141608 oso-tolak-jadi-wantimpres-jokowi-beliau-lebih-cinta-hanura-fvDZENtlid.JPG Presiden Jokowi (Foto: Okezone)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) angkat bicara soal Oesman Sapta Odang (Oso) yang menolak jabatan sebagai Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres).

Jokowi membenarkan telah meminta Oso sebagai Wantimpres. Namun, lanjut dia, Oso menolak jabatan tersebut karena lebih memilih mempertahankan jabatannya sebagai Ketua Umum Partai Hanura.

"Pak Oesman Sapta Odang memang semula kita pilih, tapi karena memang dalam Wantimpres tidak boleh merangkap, berkaitan dengan politik sehingga Pak Oesman Sapta tadi pagi menyampaikan kepada Menteri Sekretaris Negara bahwa beliau lebih mencintai partai (Hanura). Sehingga tidak mau dan mundur dari Wantimpres," kata Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (13/12/2019).

Oesman

Baca Juga: Wiranto Jadi Ketua Wantimpres

Sebelumnya, Oso menolak jabatan Ketua Wantimpres yang ditawarkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) kepadanya. Pasalnya, Oso lebih memilih untuk menjabat Ketua Umum Hanura.

"Saya sangat berterima kasih sekali atas penghargaan yang diberikan Bapak Presiden tapi dalam persyaratan itu saya enggak mau bohongi Bapak Presiden," kata Oso.

Oso memastikan tak akan melepas jabatan sebagai orang nomor satu di Hanura. Menurut dia, jabatan pimpinan partai politik itu merupakan sebuah tanggunjawab besar.

"Hati nurani saya masih punya tanggung jawab yang besar terhadap partai sedangkan untuk jadi seorang anggota Wantimpres itu harus, harus ya tidak menjabat, jabatan pimpinan parpol. Apalagi jadi pimpinan Wantimpres, itu sebabnya saya merasa pertama terima kasih ke Presiden yang telah menghargai sekali partai saya Hanura," papar dia.

Oso memastikan Hanura tetap mendukung jalannya pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin kendati tak mendapat jabatan apapun di pemerintahan. Ia pun memastikan pihaknya sudah mengusulkan nama lainnya untuk mengisi jabatan Wantimpres itu.

"Kita enggak mau berandai-andai kita usulkan, kami enggak pernah paksakan dan meminta. Keberadaan Hanura tulus iklas dukung Presiden dari Pilpres sampai pemerintahan tersusun kabinet," tandasnya. (edi)

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini