Komisi III DPR Kecam Aksi Represif Polisi saat Penggusuran Tamansari Bandung

Harits Tryan Akhmad, Okezone · Jum'at 13 Desember 2019 15:52 WIB
https: img.okezone.com content 2019 12 13 337 2141568 komisi-iii-dpr-kecam-aksi-represif-polisi-saat-penggusuran-tamansari-bandung-xvfR3uiB9e.jpg Wakil Ketua Komisi III DPR, Desmond J Mahesa (Foto: Okezone)

JAKARTA - Proses pengosongan lahan Tamansari, Kota Bandung, Jawa Barat diwarnai dengan bentrokan antara aparat Kepolisian dan Satpol PP dengan masyarakat.

Wakil Ketua Komisi III DPR Desmond J Mahesa mengecam tindakan kekerasan yang dilakukan aparat kepada masyarakat. Apalagi ada 25 orang sempat diamankan usai terlibat kericuhan.

“Ya ini lah tindakan brutal. Kalau polisi masih brutal ya ada apa dengan Polisi di Republik ini? Kan baru tanggal 10 Hari HAM Internasional, tindakan ini melanggar HAM dan belebihan,” tegas Desmon di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (13/12/2019).

Desmond mengaku sempat melihat beberapa video di media sosial yang dimana terdapat bentrokan antara masyarakat dengan polisi. Dia pun heran padahal masyarakat tidak melawan dan menggunakan senjata tajam tetapi polisi justru melawannya.

“Saya kecam ini. Masyarakat yang tidak bawa senjata, tidak melawan pun kok digebuk? Gitu loh. Yang orang sudah lewat yang biasa saja kok digebuk gitu loh. Saya kecam ini tindakan kepolisian seperti ini,” tegas dia.

Baca Juga: Polisi Dalami Video Viral Aparat Aniaya Warga saat Penggusuran Tamansari

“Wajah kepolisian kan tidak seperti ini harusnya. Ada apa? Persoalannya polisi melindungi siapa? Melindungi pengusaha, pemerintahan dalam rangka penggusuran? Kalau itu wajah polisi rusak gitu loh. Dan saya protes keras ini khususnya kepada Kapolda Jawa Barat ya Pak Rudi, brengsek itu orang,” imbuhnya.

Ia pun akan menanyakan peristiwa kekerasan tersebut kepada Kapolri Jendral Idham Azis saat Komisi III dengan DPR di waktu yang akan datang.

“Iya nanti rapat dengan kapolri saya akan minta penjelasannya. Harus dievaluasi, Kapoldanya harus turun. Harus diganti oleh (Kapolri) Idham,” pungkasnya.

Sebagaimana diketahui proses penertiban di Tamansari kemarin memang sempat ricuh. Polisi pun melakukan tindakan tegas dengan menembakan gas air mata saat massa mencoba menghadang kendaraan berat.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini