nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

PDIP Dinilai Berikan Tiket Emas untuk Gibran

Fahreza Rizky, Jurnalis · Jum'at 13 Desember 2019 08:11 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 12 13 337 2141346 pdip-dinilai-berikan-tiket-emas-untuk-gibran-8W6xdvRjpH.jpg Gibran Rakabuming Raka (foto: Okezone.com)

JAKARTA - Analis Komunikasi Politik dari Universitas Bunda Mulia (UBM), Silvanus Alvin, berpendapat PDI Perjuangan telah memberikan ‘tiket emas’ kepada putra sulung Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka untuk maju sebagai bakal calon Wali Kota Solo.

“Saya melihat ada tiket emas yang diberikan PDIP kepada Gibran. Kalau Gibran bukan anak presiden apakah lantas ia yang akan dipilih? Saya rasa tidak,” kata Alvin kepada Okezone, Jumat (13/12/2019).

 Baca juga: PDIP Tegaskan Tak Ada Karpet Merah bagi Gibran di Pilwalkot Solo

Alvin meyakini ada banyak kader PDI Perjuangan yang sudah berjuang untuk partai dan meniti karir dari bawah tapi tidak mendapat kesempatan yang sama seperti Gibran. Dia melihat fenomena ini sebagai bagian interdepedensi politik.

“Ini bagian interdepedensi politik yang melekat di Indonesia. Yang berkuasa itu hanya orang yang itu lagi, itu lagi,” tukasnya.

Kendati demikian, Alvin memahami hal ini sudah diatur oleh undang-undang. Bahwa tiap warga negara Indonesia (WNI) mempunyai hak politiknya. Mereka berhak dipilih dan memilih. Tapi, ia meminta agar ada perlakuan setara dalam konteks ini.

“Hanya saja perlakuan terhadap mereka saya minta untuk tetap setara,” ucapnya.

 Baca juga: Gibran Daftar Calon Wali Kota Solo, Puan: Ikuti Mekanisme PDIP

Membantah Beri Keistimewaan

Dihubungi terpisah, politikus PDI Perjuangan, Faozan Amar mengatakan partainya tidak memberi keistimewaan untuk Gibran di Pilwalkot Solo. Ayah dari Jan Ethes itu mengikuti mekanisme yang berlaku di partai untuk bisa mendaftarkan diri.

“Saya kira penilaian tersebut tidak tepat dan berlebihan. Sebab, faktanya Gibran kan mendaftar sebagai anggota PDI Perjuangan sehingga memiliki Kartu Tanda Anggota. Di samping itu, juga mendaftar secara resmi ke DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah,” tuturnya.

“Jika memang diberi karpet merah, ngapain repot-repot membuat KTA dan mendaftar sebagai calon kepala daerah?” pungkas Fozan yang juga Ketua PP Bamusi itu.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini