Bukit Peramun Belitung, Desa Wisata Berbasis Digital

Wilda Fajriah, Okezone · Kamis 12 Desember 2019 19:55 WIB
https: img.okezone.com content 2019 12 12 337 2141251 bukit-peramun-belitung-desa-wisata-berbasis-digital-xabJFQi71I.jpeg Foto: BCA

BELITUNG - Keindahan alam, budaya, dan warisan leluhur Indonesia yang orisinil merupakan kekayaan bangsa yang perlu terus digaungkan. Bahkan, Presiden Joko Widodo pernah menyebut, pariwisata adalah Core Economy Negara.

PT Bank Central Asia Tbk (BCA) pun menyadari pariwisata merupakan salah satu sektor ekonomi penting di Indonesia dan memiliki posisi strategis dalam peningkatan devisa negara. Dari Sabang sampai Merauke, Indonesia menawarkan keindahan alam yang memukau, salah satunya yang berada di Bangka Belitung.

Provinsi yang kerap disebut Babel ini merupakan provinsi yang terdiri dari dua pulau utama, yakni Pulau Bangka dan Pulau Belitung. Mulai dari pantai yang indah, kuliner, wisata sejarah dan religi, infrastruktur memadai, dan pilihan akomodasi yang beragam untuk berbagai wisatawan menjadi alasan wisatawan untuk berkunjung ke daerah ini. Selain itu, Babel juga memiliki Desa Wisata yang dapat menjadi pilihan destinasi wisata, salah satunya Desa Wisata Binaan BCA, Bukit Peramun Belitung.

Bukit Peramun Belitung yang telah diresmikan beberapa waktu lalu oleh BCA ini memiliki keunikan yang secara tidak langsung menarik antusiasme wisatawan untuk berkunjung. Bukit Peramun berasal dari banyaknya tanaman lokal yang sering diramu oleh masyarakat menjadi obat-obatan. Desa ini terletak pada ketinggian 129 milimeter di bawah permukaan laut (MDPL) di wilayah Belitung Barat.

Kekayaan flora dan fauna, dikembangkan dalam berbagai lokasi spot instagramable, antara lain berupa rumah hobbit, jembatan merah, batu kembar, dan mobil terbang.

Menariknya, desa ini juga dikenal sebagai desa berbasis digital karena keberhasilan pengurus desa dalam mengaplikasikan sistem QR Code untuk memperkenalkan jenis dan manfaat tanaman di bukit Peramun, dan virtual guide dalam dua bahasa (Indonesia dan Inggris).

Executive Vice President Corporate Social Responsibility (CSR) BCA Inge Setiawati yang hadir dalam kunjungan ke Bukit Peramun, Belitung, beberapa waktu lalu menuturkan, potensi pariwisata di Belitung menjadi salah satu daya tarik yang sudah tidak asing lagi. Sudah banyak para wisatawan lokal dan mancanegara yang menjadikan Belitung sebagai salah satu destinasi wisata karena keindahan alam dan kulturnya.

“Istimewanya, Belitung juga memiliki Desa Wisata yang menarik untuk dikunjungi, salah satunya Bukit Peramun yang menawarkan wisata alam, wisata edukasi, dan wisata petualangan. Satu hal lain yang menjadi keunggulan Bukit Peramun, yaitu mengaplikasikan teknologi virtual guide untuk lebih memanjakan pengunjungnya dalam berwisata,” imbuh Inge.

Wujud nyata peran dan dukungan BCA dilakukan dengan pendampingan dalam penguatan kapasitas dan SDM di desa binaan Bukit Peramun Belitung. Inge menambahkan, model pengembangan komunitas lokal yang dilakukan BCA selalu bertumpu pada potensi lokal yang sebelumnya belum maksimal dikembangkan. Kehadiran bank swasta terbesar di Indonesia ini melalui program desa binaan, membantu komunitas masyarakat lokal agar mampu mengembangkan potensi lokal tersebut menjadi sumber ekonomi yang menjanjikan kemandirian di masa mendatang.

“BCA mulai melakukan pendampingan Desa Binaan Bukit Peramun sejak 2018. Sebagai langkah awal, kami memfasilitasi beberapa pelatihan, seperti Layanan Prima, Standar Layanan, Creative Selling Skill, dan Golden Heart Leadership. Di sisi lain, dalam rangka menunjang sarana dan prasarana, kami juga memberikan donasi untuk pengembangan musala, digital information system, tugu/prasasti, dan lainnya. Keseluruhan bentuk dukungan tersebut, baik secara materil dan non-materil diberikan untuk mendukung knowledge dan skill pengurus desa binaan Bukit Peramun agar semakin bertambah, sehingga mendukung kepercayaan diri mereka ketika melayani para pengunjung,” papar Inge.

Torehkan Prestasi

Pelatihan dan pendampingan yang diberikan BCA untuk pengurus Bukit Peramun berhasil menghantarkan Desa Bukit Peramun Belitung menorehkan prestasi di ajang Indonesian Sustainable Tourism Awards (ISTA) 2019, beberapa waktu lalu. Pada ajang tersebut, Bukit Peramun berhasil meraih penghargaan sebagai pemenang Green Gold kategori Pelestarian Lingkungan.

“Kami optimis Bukit Peramun dapat berkembang secara optimal, unggul, dan dapat turut meningkatkan ekonomi negara baik melalui wisatawan lokal dan mancanegara,” tambah Inge.

Seperti diketahui, BCA telah aktif mengadakan beberapa kegiatan untuk membekali para pengurus desa seperti Pelatihan Kepemimpinan Bagi Pengurus Desa Wisata Binaan BCA di Sentul, Bogor, Pelatihan Layanan Prima kepada para pengurus Desa Wisata Wirawisata Goa Pindul, Pentingsari, Wukirsari, Tamansari, Desa Wisata Tinggan-Bali, Belitung, dan Doesoen Kopi Sirap–Gunung Kelir. Selain itu, bank berkode emiten BBCA ini juga mengadakan Pelatihan Marketing Online, Pelatihan Leadership, Pelatihan Team Building, Benchmarking, Pembinaan Standarisasi Layanan di Pentingsari, Tamansari, Wirawisata, Pelatihan Pemandu Wisata di Doesoen Kopi Sirap Semarang. (CM) (Wil)

(ris)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini