nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

PPP Akan Gelar Mukernas, Undang Kader yang Diakui Negara

Fadel Prayoga, Jurnalis · Rabu 11 Desember 2019 22:58 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 12 11 337 2140867 ppp-akan-gelar-mukernas-undang-kader-yang-diakui-negara-W7JyRfoylk.jpg Foto: Okezone.com/Fadel

JAKARTA - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) akan menggelar Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) V pada 14-16 Desember 2019 di Hotel Grand Sahid Jaya Jakarta, Jakarta Pusat. Kegiatan itu bertujuan untuk menentukan jadwal penyelenggaraan pelaksanaan Muktamar IX.

Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Achmad Baidowi mengatakan, peserta undangan itu hanya diperuntukkan bagi kader-kader yang terdaftar dan diakui oleh negara.

"Ya muktamar. Muktamar bersama tapi pelaksana muktamar itu bersama PPP. Pelaksana muktamar adalah DPP PPP hasil muktamar DPP yang diakui oleh negara. PPP yang existing baik secara hukum atau negara. pesertanya siapa? ya turunan dari kepengurusan DPP PPP ke bawah yakni PPP yang ikut pemilu kemarin," kata pria yang karib disapa Awiek di DPP PPP, Menteng, Jakarta, Rabu (11/12/2019).

Baca juga: PPP Gelar Mukernas 14-16 Desember Bahas Muktamar

Awiek mengatakan, dalam hal ini pihaknya tak menutup pintu bagi PPP pimpinan Humphrey Djemat untuk hadir dalam Mukernas tersebut. Namun, ia tak bisa memastikan kalau mereka terdaftar sebagai pemilik suara dalam agenda tersebut.

"Ya kalau mau hadir, hadir saja. tetapi hadirnya bukan sebagai utusan. karena peserta ada 2 utusan dan peninjau," katanya.

Baca juga: Suharso Monoarfa Absen di Pembukaan Mukernas V PPP Humprey Djemat

Awiek mengatakan, dalam hal ini baiknya seluruh kader partai hadir dan memberikan usulan terhadap partai. Namun, soal yang mengklaim partai dia menyebut pihaknya memiliki aturan dan ketentuan yang tercantum dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).

"Kalau (PPP Muktamar Jakarta) mau hadir ya, kita emang mau cari massa sebanyak-banyaknya, tapi kalau urusan mekanisme internal partai dengan keperdataan itu diatur mekanisme ad/art," pungkasnya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini