SBY: Selamat Bertugas Jokowi, Rakyat Berharap Masa Depan Semakin Cerah

Harits Tryan Akhmad, Okezone · Rabu 11 Desember 2019 21:40 WIB
https: img.okezone.com content 2019 12 11 337 2140844 sby-selamat-bertugas-jokowi-rakyat-berharap-masa-depan-semakin-cerah-CA4qh2l07X.jpg SBY dan Jokowi saat bertemu di Istana beberapa waktu silam.

JAKARTA - Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengucapkan selamat bekerja untuk Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan segenap jajarannya yang memasuki periode kedua.

Ucapan selamat bekerja itu disampaikan SBY saat menutup Pidato Refleksi Pergantian Tahun di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Rabu (11/12/2019).

“Akhirnya Demokrat mengucapkan selamat bertugas kepada Bapak Jokowi dan segenap jajaran pemerintah,” ungkap SBY.

Jokowi dan SBY bertemu di Istana (Foto : Okezone/Fakhri)

Lebih jauh, Presiden ke-enam itu mengatakan apabila masyarakat Indonesia memiliki harapan terhadap pemerintahan Jokowi. Seperti membawa Indonesia semakin lebih cerah lagi.

“Rakyat sangat berharap masa depan mereka semakin cerah,” katanya.

Diketahui sebelumnya, dalam pidato refleksi pergantian tahun SBY menyampaikan beberapa pandangannya. Seperti menyampaikan lima isu yang disoroti saat ini. “Dari semua permasalahan dan tantangan ekonomi saat ini, Demokrat hanya berfokus lima isu,” tutur SBY.

Dilanjutkannya, isu pertama menyangkut pertumbuhan ekonomi. Menurut SBY, Demokrat sepakat demgan Presiden Joko Widodo (Jokowi) bahwa angka pertumbuhan pada tingkat 5% bukanlah sesuatu yang buruk. Terutama jika dikaitkan dengan situasi perekonomian global saat ini.

Baca Juga : Pidato Refleksi Pergantian Tahun, SBY Soroti 5 Isu Ekonomi

Isu kedua adalah soal pengangguran dan lapangan kerja. Kata SBY, pihaknya sangat menyoroti peroalan ini dan mendukung pemerintah untuk mengatasi persoalan tersebut. Isu ketiga yang disoroti Demokrat, sambung SBY adalah berkaitan dengan daya beli dan perlindungan sosial untuk masyarakat.

Untuk isu keempat yang disoroti Demokrat, lanjut SBY, mengenai kebijakan fiskal termasuk utang negara. Adapun isu yang kelima terkait berkenaan dengan rencana Ibu Kota Negara. (aky)

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini