nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pidato Refleksi Pergantian Tahun, SBY Soroti 5 Isu Ekonomi

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis · Rabu 11 Desember 2019 20:54 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 12 11 337 2140824 pidato-refleksi-pergantian-tahun-sby-fokus-5-isu-ekonomi-p67wLzecbB.jpg Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono menyampaikan pidato politik (Foto: Okezone/Harits Tryan)

JAKARTA - Ketua Umum DPP Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyatakan partainya mempunyai lima fokus isu ekonomi yang akan disorot. Fokus isu itu merangkum dari semua permasalahan dan tantangan ekonomi.

“Dari semua permasalahan dan tantangan ekonomi saat ini, Demokrat hanya berfokus lima isu,” kata SBY dalam Pidato Refleksi Pergantian Tahun di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Rabu (11/12/2019).

Baca Juga: SBY: Pertama Kali Pemilu Diwarnai Politik Identitas Melebihi Takaran 

Dilanjutkannya, isu pertama menyangkut pertumbuhan ekonomi. Menurut SBY, Demokrat sepakat demgan Presiden Joko Widodo (Jokowi) bahwa angka pertumbuhan pada tingkat 5% bukanlah sesuatu yang buruk. Terutama jika dikaitkan dengan situasi perekonomian global saat ini.

SBY pidato politik Foto: Harits Tryan 

Sementara, isu kedua adalah soal pengangguran dan lapangan kerja. Kata SBY, pihaknya sangat menyoroti peroalan ini dan mendukung pemerintah untuk mengatasi persoalan tersebut.

“Kami Demokrat, sungguh memberikan perhatian pada isu ini. Demokrat mendukung penuh upaya pemerintah untuk mengatasi pengangguran ini. Caranya tentu banyak. Demokrat berharap pembangunan infrastruktur dengan anggaran yang sangat besar ini dapat menciptakan lapangan kerja yang jauh lebih banyak,” tutur SBY.

Isu ketiga yang disoroti Demokrat, sambung SBY adalah berkaitan dengan daya beli dan perlindungan sosial untuk masyarakat. Ia mengakui, saat ini kesulitan ekonomi termasuk lemahnya daya beli masyarakat adalah hal nyata.

Baca Juga: Pemilu Baru Usai, SBY: Malu kepada Rakyat jika Nafsu Dapat Kekuasaan di 2024 

Menurut SBY, ada dua cara untuk meningkatkan penghasilan dan daya beli rakyat. Di antaranya melalui mekanisme ekonomi dengan meningkatkan pertumbuhan dan menciptakan lebih banyak lapangan pemerjaan dan kedua pemerintah harus memberikan bantuan.

“Inilah yang disebut dengan perlindungan sosial, sosial safety net,” imbuh SBY.

Isu keempat yang disoroti Demokrat, lanjut SBY, mengenai kebijakan fiskal termasuk utang negara. Adapun isu yang kelima terkait berkenaan dengan rencana Ibu Kota Negara. “Kami menghargai inisiatif dan pemikiran Presiden Jokowi untuk membangun Ibu Kota negara yang baru,” kata SBY.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini