Polisi Akui Penangkapan 14 Mahasiswa Usai Demo di Depan Istana

Muhamad Rizky, Okezone · Rabu 11 Desember 2019 14:36 WIB
https: img.okezone.com content 2019 12 11 337 2140620 polisi-akui-penangkapan-14-mahasiswa-usai-demo-di-depan-istana-sbbPgAkbyv.jpg Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus (Foto: Sindonews)

JAKARTA - Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus membenarkan adanya penangkapan sejumlah mahasiswa pasca-aksi demonstrasi pada saat hari Hak Asasi Manusia (HAM) Sedunia di depan Istana Negara, Selasa 10 Desember 2019.

"Memang betul kemarin dari Polres Jakarta Pusat telah mengamankan 14 mahasiswa," kata Yusri saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (11/12/2019). 

Baca Juga: Jokowi Tegaskan Pemerintah Tidak Pernah Larang Demonstrasi

Yusri mengatakan, belasan mahasiswa itu ditangkap lantaran tak kunjung membubarkan diri setelah melewati batas waktu yang ditentukan. Mereka juga diduga melanggar ketertiban umum sehingga mengganggu aktivitas masyarakat.

"Jadi, 14 mahasiswa ini selesai demo dari Istana, kembalinya itu mengganggu ketertiban dengan menutup jalan. Kebetulan juga pembatas jalan yang sepeda motor itu dilempar ke tengah-tengah (jalan)," ujarnya.

Selain itu, mereka juga melakukan tindakan vandalisme di depan Sarinah, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat. Karena itu, pula polisi berusaha membubarkan demonstran sehingga dilakukan penangkapan.

"(Mereka) Juga mencoret-coret di depan Sarinah itu," ujarnya.

Ilustrasi

Yusri menjelaskan, mereka yang ditangkap dilakukan pendataan. Kemudian, di hari yang sama para mahasiswa tersebut langsung diserahkan ke Lembaga Bantuan Hukum (LBH) dan Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras).

"Kebetulan ada petugas di sana, diamankan lah mereka mereka semua. Dibawa, kemudian didata oleh petugas dari Polres. Jam 10 malam diserahkan kepada LBH dan juga rekan-rekan dari KontraS," katanya.

Baca Juga: 51 Kasus Pelanggaran HAM Terjadi Sepanjang 2019

Dari mana saja asal mahasiswa yang ditangkap tersebut, Yursi enggan menjelaskannya secara gamblang. Ia hanya menyatakan, kalau mereka berasal dari berbagai universitas di Jakarta. "Bermacam-macam lah itu," tuturnya.

Diketahui sebelumnya, sejumlah mahasiswa dari berbagai universitas menggelar aksi unjuk rasa di depan Istana Negara. Mereka aksi dalam rangka hari HAM Sedunia.

Dalam aksi itu, massa mengangkat isu soal reformasi dikorupsi. Mereka juga mengangkat persoalan pelanggaran HAM masa lalu hingga penanganan demonstrasi yang represif oleh aparat kepolisian.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini