Khofifah Bersaksi untuk Romahurmuziy dalam Sidang Jual-Beli Jabatan di Kemenag

Arie Dwi Satrio, Okezone · Rabu 11 Desember 2019 11:20 WIB
https: img.okezone.com content 2019 12 11 337 2140520 khofifah-bersaksi-untuk-romahurmuziy-dalam-sidang-jual-beli-jabatan-di-kemenag-l13CddSfTu.jpg Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. (Foto : Okezone.com/Fakhrizal Fakhri)

JAKARTA – Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta menggelar sidang lanjutan perkara dugaan jual-beli jabatan di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag) untuk terdakwa mantan Ketua Umum (Ketum) PPP, Romahurmuziy alias Romi. Agenda persidangan masih pemeriksaan sejumlah saksi.

Pada persidangan kali ini, jaksa penuntut umum pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menghadirkan Gubernur Jawa Timur (Jatim), Khofifah Indar Parawansa, untuk bersaksi. Khofifah sendiri telah hadir memenuhi panggilan Jaksa KPK untuk bersaksi di persidangan Romi.

Berdasarkan pantauan Okezone, Khofifah tiba di Pengadilan Tipikor Jakarta dengan mengenakan batik berwarna cokelat muda dan celana hitam. Dalam kesempatan itu, Khofifah mengamini akan bersaksi untuk Romi hari ini.

"Ya (akan jadi saksi-red) sesuai dengan surat panggilan akan memberikan keterangan," kata Khofifah di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Rabu (11/12/2019).

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (11/12/2019). (Foto : Okezone.com/Arie Dwi Satrio)

Selain Khofifah, jaksa penuntut umum pada KPK berencana menghadirkan ajudan Romi, Amin Nuryadin dan seorang penyidik KPK. Amin dan penyidik KPK akan dikonfrontasi pada persidangan hari ini

"Konfrontasi Amin dengan penyidik," ucap Jaksa KPK, Wawan Yunarwanto dikonfirmasi terpisah.

Khofifah sebelumnya pernah menjadi saksi dalam sidang kasus ini. Kala itu, ia bersaksi untuk mantan Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenag Jawa Timur, Haris Hasanuddin dan Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik, Muhammad Muafaq Wirahadi.

Baca Juga : Lukman Hakim Digali Pengakuannya soal Pesanan Jabatan di Kemenag

Dalam perkara ini, Romahurmuziy didakwa menerima suap dari mantan Kepala Kanwil Kemenag Jatim, Haris Hasanuddin dan mantan Kepala Kantor Kemenag Gresik, M Muafaq Wirahadi. Jaksa KPK menyebut perbuatan itu dilakukan Rommy bersama-sama menag saat itu, Lukman Hakim.

Baca Juga : Lukman Hakim Berkilah soal Kecocokan dengan Haris Hasanuddin

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini