nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Busa PLTU Paiton Diduga Cemarkan Pantai Bohay, PLN Klaim Sudah Dibersihkan

Fiddy Anggriawan , Jurnalis · Selasa 10 Desember 2019 17:49 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 12 10 337 2140310 busa-pltu-paiton-diduga-cemarkan-pantai-bohay-pln-klaim-sudah-dibersihkan-ZxFso6KGb8.JPG Buih di Pantai Bohay, Probolinggo, Setelah Dibersihkan (foto: PT PJB)

PROBOLINGGO- PT Pembangkitan Jawa-Bali (PT PJB) melakukan langkah cepat tanggap dalam menangani busa di Pantai Bohay, Probolinggo, yang muncul, Jumat 6 Desember 2019.

Kepala Bidang Stakeholder Management PLN Doddy Nafiudin menjelaskan dalam tempo dua jam, busa yang tersebar di sebagian kecil Pantai Bohay dapat dibersihkan dan tidak menimbulkan residu yang berkelanjutan. PLTU Paiton 9, pasca kejadian, mulai Jumat 6 Desember 2019 hingga Minggu 8 Desember 2019 melakukan pemantauan dan pengambilan contoh uji air laut di Pantai Bohay dan sekitarnya.

Baca Juga: Pantai Bohay di Probolinggo Dipenuhi Buih Putih, Diduga Tercemar PLTU Paiton 

"Kemudian pada Senin 9 Desember 2019, PLTU Paiton 9 bersama tim teknis Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Probolinggo melakukan pemantauan kualitas air laut dengan pengambilan contoh uji air laut di Pantai Bohay dan sekitarnya," kata Doddy dalam keterangan tertulis yang diterima Okezone, Selasa (10/12/2019).

Dari hasil pengujian, kata dia, didapatkan bahwa contoh uji air laut masih memenuhi baku mutu yang tertuang dalam izin yang diterbitkan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Buih di Pantai Bohay, Probolinggo Sudah Dibersihkan (foto: PT PJB)	Buih di Pantai Bohay, Probolinggo Sebelum dan Sudah Dibersihkan (foto: PT PJB)

Dia menuturkan, awalnya, mesin penghasil klorin yang berfungsi agar biota laut tidak menempel di peralatan pipa pendingin mesin pembangkit dalam kondisi proses perbaikan, sehingga pada Jumat 6 Desember 2019 dilakukan injeksi pengganti klorin, yaitu Biocyde.

"Biocyde merupakan produk yang ramah lingkungan dan dapat terurai secara alami (bio-degradable). Biocyde ini juga sesuai dengan standar yang teregistrasi dan disetujui oleh Departemen of Environmental and Department Of Transportation United Kingdom, Hongkong – EPA, Hongkong Department of Enviromental Protection, EPA Sydney," urainya.

Baca Juga: Tumpahan Minyak Pertamina Kembali Cemari Pantai Utara Karawang 

Menurut dia, PLTU Paiton 9 selalu berkomitmen penuh untuk tetap menjaga dan melestarikan lingkungan. Hal ini terbukti dari penggunaan biocyde sebagai pengganti klorin yang juga produk ramah lingkungan (bio-degradable; dapat terurai secara alami) serta penanganan secara cepat dan tepat atas busa yang muncul di sebagian kecil Pantai Bohay.

"Meskipun sangat jarang terjadi, untuk mengantisipasi kejadian yang sama terulang, PLTU Paiton 9 meningkatkan keandalan mesin penghasil klorin, memasang sistem pengendali foaming serta penambahan CCTV di saluran sirkulasi air pendingin," tutupnya.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini