nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pidato SBY di JCC Sampaikan Peluang Indonesia, Bukan soal Koalisi

Fahreza Rizky, Jurnalis · Selasa 10 Desember 2019 14:04 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 12 10 337 2140180 pidato-sby-di-jcc-sampaikan-peluang-indonesia-bukan-soal-koalisi-sUYCeDokaK.jpg Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY

JAKARTA – Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan menyampaikan pidato refleksi akhir tahun di Jakarta Convention Center (JCC) pada Rabu 11 Desember 2019. Namun, SBY tak akan menyampaikan posisi politik Demokrat terhadap pemerintahan Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin.

Wasekjen Partai Demokrat, Renanda Bachtar menyampaikan SBY akan berpidato soal peluang, tantangan dan harapan Indonesia di 2020. Namun, tidak akan menyampaikan posisi politik Demokrat terhadap pemerintah. Pasalnya, partai berlogo bintang Mercy itu sudah jelas bukan bagian dari koalisi Jokowi.

SBY dan Jokowi

“Isinya sekitar peluang, tantangan dan harapan Indonesia di tahun 2020. Demokrat jelas bukan bagian dari koalisi Jokowi. Kami tidak melihat hal ini sebagai penghalang bagi kami untuk berkontribusi positif dan mengawal aspirasi serta harapan rakyat yang disandarkan pada pemimpin negaranya,” ucap Renanda kepada Okezone, Selasa (10/12/2019).

Renanda menegaskan, Demokrat tidak mencari definisi maupun posisi politiknya. Tetapi, partainya akan menjelaskan secara gamblang sikap dan posisinya lewat ide, pemikiran, dan harapan kepada pemerintah.

“Demokrat sepenuhnya mendukung, mendoakan, berharap dan akan ikut berkontribusi demi tercapainya kesuksesan pemerintah seraya mengingatkan, menjaga dan berbagi pengalamannya yang pernah dijalankan SBY selama 2004-2014 memimpin pemerintahan kemarin,” tuturnya.

Baca Juga : PKS Minta Jokowi Tuntaskan Kasus Novel Baswedan dan Terbitkan Perppu KPK

Diberitakan sebelumnya, pidato refleksi akhir tahun SBY tersebut rencananya akan dibacakan pada Rabu, 11 Desember 2019, dan bertempat di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta. Ketua DPP Demokrat Jansen Sitindaon mengatakan pidato tersebut tidak mengundang para elite dari partai lain, dan hanya akan dihadiri oleh kader-kader Partai Demokrat.

"Intenal saja kelihatannya. Semua Ketua DPC se-Indonesia dan DPD Demokrat se-Indonesia yang diundang serta seluruh DPP," tutup Jansen.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini