nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Nasdem Tolak Mantan Napi Koruptor Daftar di Pilkada 2020

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis · Senin 09 Desember 2019 21:57 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 12 09 337 2139928 nasdem-tolak-mantan-napi-koruptor-daftar-di-pilkada-2020-MtCDHAaVrc.jpg Foto Ilustrasi shutterstock

JAKARTA - Merayakan Hari Antikorupsi 2019, Partai Nasdem mengingatkan para kadernya soal slogan 'Politik Tanpa Mahar'. Dalam Pilkada 2020 Nasdem tengah sibuk membangun sosok jujur antikorupsi.

"Pada hari Antikorupsi ini kita sampaikan, kita tidak ingin melahirkan pemimpin yang ketika hadir dia berpikir bagaimana mengembalikan utangnya. Kita ingin ketika dia terpilih hanya berutang kepada rakyat, rakyat tidak harus dibayar dengan uang, tapi hanya butuh prestasi," kata Wakil Ketua Umum DPP Partai NasDem, Ahmad Ali dalam keterangannya, Senin (9/12/2019).

 Baca juga: Gerindra Janji Tak Calonkan Eks Napi Korupsi di Pilkada

Ia pun menegaskan, pihaknya bakal menolak mantan koruptor untuk mencalonkan diri dalam pemilihan apapun, termasuk Pilkada 2020 mendatang.

"Enggak usah dicalonkan dan enggak usah didiskusikan lagi," tegasnya.

 Korupsi

Kata dia, hal tersebut merupakan syarat partai untuk menerima calon pemimpin yang ingin berlaga dengan nama Nasdem. Meski undang-undang memperbolehkan eks koruptor mencalonkan diri, Nasdem tidak merestui.

"Itu standar yang ditetapkan partai, ya memang secara hukum mereka memenuhi syarat untuk mencalonkan selama tidak dicabut hak politiknya, bagi Nasdem itu sudah standar," sambungnya.

 Baca juga: Ketua KPK Prihatin Mantan Napi Korupsi Boleh Maju Pilkada

Hal tersebut dilakukan, demi memperbaiki citra partai bukan membangkang undang-undang yang berlaku, memang peraturan itu berlaku dan sah secara hukum di Indonesia.

"Eks koruptor punya hak yang sama dalam berpolitik. Eks koruptor bukannya sesuatu yang tercela, tapi itu standar kita sehingga enggak perlu didiskusikan lagi," pungkasnya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini