nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Update Kasus Novel, Polri Periksa 73 Saksi, 114 Toko Kimia & 38 Titik CCTV

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis · Senin 09 Desember 2019 20:03 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 12 09 337 2139904 update-kasus-novel-polri-periksa-73-saksi-114-toko-kimia-38-titik-cctv-TIMKVqq0jK.jpg Kadiv Humas Polri, Irjen M. Iqbal (foto: Okezone)

JAKARTA - Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Muhammad Iqbal mengatakan, tim teknis kasus penyiraman air keras terhadap penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Naswedan telah memeriksa 73 saksi, 114 toko kimia, hingga uji laboratorium forensik 38 titik CCTV guna mengungkap kasus tersebut.

"Sejak terjadinya peristiwa kita melakukan upaya-upaya itu. Teman-teman paham sudah 73 saksi yang kita periksa, 114 toko kimia kita periksa, 38 titik CCTV. Bahkan CCTV itu kita periksa secara laboratorium forensik kepolisian scientific di Mabes Polri maupun di AFP di Australia," kata Iqbal di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (9/12/2019).

 Baca juga: Polri : Pengungkapan Kasus Novel Tak Akan Memakan Waktu Lama Lagi

Iqbal menegaskan, Polri sangat serius untuk mengungkap kasus penyiraman air keras yang sudah hampir berlangsung dalam tiga tahun itu.

 Novel Baswedan

Ia pun memastikan, pihaknya akan segera mengungkap kasus tersebut dalam waktu dekat. Bahkan, mantan Kapolres Jakarta Utara itu memastikan bahwa pengungkapan kasus tidak akan memakan waktu yang berbulan-bulan lagi.

"Kita sudah menemukan alat bukti dan petunjukan yang sangat, sangat, sangat signifikan," tegas dia.

 Baca juga: Sore Ini Jokowi Panggil Kapolri Bahas Kasus Novel Baswedan

Iqbal menerangkan, motif penyiraman air keras ke Novel Baswedan akan terungkap setelah pelaku ditangkap. Nantinya, lanjut dia, penyidik akan mendalami keterangan pelaku.

"Walaupun di dalam mekanisme proses upaya penyedikan dan penyelidikan, kami punya teori bahwa motif itu, motif A, motif B, motif C, motif D itu selalu kami sandingkan untuk lebih memperjelas alat bukti dan petunjuk yang sudah kami dapat," tandasnya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini