nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menteri Agama Berkukuh Tak Akan Cabut PMA Majelis Taklim

Fahreza Rizky, Jurnalis · Senin 09 Desember 2019 16:09 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 12 09 337 2139779 menteri-agama-berkukuh-tak-akan-cabut-pma-majelis-taklim-LtCOmiK3fH.jpg Menteri Agama Fachrul Razi (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi berkukuh tidak akan mencabut Peraturan Menteri Agama (PMA) Nomor 29 Tahun 2019 tentang Majelis Taklim. Menurut dia, beleid tersebut sudah sangat bagus.

"Saya enggak ada niat sedikit pun untuk mencabut itu, sudah bagus," kata Razi usai menghadiri Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2019 di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (9/12/2019).

Razi menegaskan, akan meneruskan PMA tersebut. Menurut dia, adanya penolakan atau dukungan terhadap suatu kebijakan adalah hal wajar.

"Terus. Semua bagus banyak yang dukung kok. Kalau yang suka enggak dukung pasti ada," kata dia.

Baca Juga: Kemenag: Peraturan soal Majelis Taklim Bukan Intervensi Negara 

Menag Foto: Ist

Razi menambahkan, beleid PMA Majelis Taklim tidak pernah ditujukan untuk intervensi negara atas masyarakat. Pasal-pasal di dalam PMA tersebut dinilai sudah bagus.

"Pasal mana yang mengawasi, enggak ada pasal yang mengawasi bagus banget kok," ujarnya.

Diwartakan sebelumnya, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengkritisi rencana sertifikasi majelis taklim yang tertuang dalam Peraturan Menteri Agama (PMA) Nomor 29 Tahun 2019. Beleid itu dinilai berlebihan lantaran menimbulkan gejolak.

"Ya kalau menurut saya pribadi bahwa serifikasi majelis taklim itu terlalu berlebihan. Majelis-majelis taklim ini kan di kampung-kampung, di daerah-daerah, itu kan sebenarnya banyak untuk menjaga silaturahmi dan pelajar soal beragama terutama ibu-ibu," kata Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin 2 Desember 2019.

"Oleh karena itu, mungkin kalau saya usulkan supaya tidak terjadi gejolak lebih baik Permenag itu dikaji ulang," tuturnya. (ari)

Baca Juga: Sertifikasi Majelis Taklim, PKS: Mengingatkan Zaman Orde Baru 

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini