Rekayasa One Way Bersifat Situasional saat Natal dan Tahun Baru

Puteranegara Batubara, Okezone · Senin 09 Desember 2019 15:41 WIB
https: img.okezone.com content 2019 12 09 337 2139764 rekayasa-one-way-bersifat-situasional-saat-natal-dan-tahun-baru-J0xtjRgihI.jpg Kepala Korlantas Polri Irjen Istiono (Foto: Puteranegara)

JAKARTA - Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Istiono mengungkapkan rekayasa lalu lintas berupa one way masih bersifat situasional ketika arus mudik Natal dan dan libur Tahun Baru (Nataru). 

One way merupakan diskresi dari kepolisian apabila volume kendaraan sangat tinggi yang mengakibatkan kemacetan panjang. Hal ini biasa terjadi ketika terjadi musim libur panjang perayaan hari besar .

"Nanti akan terapkan situasional. Lihat volume kendaraan," kata Istiono dalam tinjauan penelitian lapangan kesiapan pengamanan Natal dan Tahun Baru di Rest Area Tol Cipali Km 102, Jawa Barat, Senin (9/12/2019).

Baca Juga: Istirahat di Rest Area Tol Cipali Akan Dibatasi untuk Cegah Kemacetan

Sementara itu, Dirlantas Polda Jawa Barat Kombes Eddy Djunaedi menyebut, pihaknya sedang berusaha untuk tidak menerapkan diskresi one way saat perayaan libur akhir tahun tersebut.

"One way domain Korlantas dengan melihat situasi dan perkembangan yang ada. Semaksimal mungkin kami usahakan tidak ada one way," ujar Eddy di kesempatan yang sama.

Ilustrasi Foto: Okezone

Eddy menuturkan, dari prediksi saat ini, tingkat volume kendaraan yang akan melintas di jalan Tol pada tahun ini akan mengalami peningkatan sebanyak 9,6 persen.

Dengan adanya prediksi angka sejak dini itu, Eddy menyatakan bahwa pihaknya semakin bisa mengantisipasi adanya kerawanan kemacetan yang terjadi.

"Pergerakan arus yang ada dibandingkan Nataru 2018 meningkat 9,6 persen. Kalau prediksi ini kami bisa perhitungkan itu tadi saya yakin percaya operasi lilin lebih baik lagi," ujar Eddy.

Baca Juga: Rawan Kecelakaan, Polri Perkuat Pengamanan di KM 86-130 Tol Cipali

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini