nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Soal Perppu, Jokowi : Kalau Sudah Ada Pimpinan KPK Baru dan Dewas Dievaluasi

Fakhrizal Fakhri , Okezone · Senin 09 Desember 2019 13:21 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 12 09 337 2139674 soal-perppu-jokowi-kalau-sudah-ada-pimpinan-kpk-baru-dan-dewas-dievaluasi-NltAnrXh3N.jpg Presiden Jokowi saat hadiri peringatan Hari Antikorupsi Sedunia di SMKN 57 Jakarta, Senin (9/12/2019). (Foto : Okezone.com/Fakhrizal Fakhri)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku akan mengevaluasi UU Nomor 19 Tahun 2019 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Namun, evaluasi tentang UU rasuah itu akan dilakukan setelah KPK diisi komisioner yang baru dan pemerintah menunjuk Dewas Pengawas (Dewas) KPK.

"Tapi kan UU-nya belum berjalan. Kalau nanti sudah komplet, sudah ada Dewas, sudah ada pimpinan KPK yang baru, nanti kita evaluasilah," kata Jokowi di SMKN 57, Jakarta, Senin (9/12/2019).

Jokowi tak lagi mempertimbangkan masukan pimpinan KPK yang saat ini menginginkan dirinya menerbitkan Perppu soal UU KPK yang telah disahkan tersebut.

Gedung KPK. (Foto : Okezone.com/Puteranegara Batubara)

Menurut dia, pemerintah akan mengevaluasi UU Nomor 19 Tahun 2019 tentang KPK lantaran program pemberantasan korupsi yang hampir 20 tahun tersebut telah berjalan.

Baca Juga : Mahfud MD Pastikan Jokowi Belum Putuskan Sikap Soal Perppu KPK

"Pertama penindakan itu perlu. Tapi menurut saya, kita harus pertama pembangunan sistem itu menjadi hal yang sangat penting dalam rangka memberikan pagar-pagar agar penyelewengan itu tidak terjadi," tuturnya.

Baca Juga : PKS Optimis Pemerintah Masih Akan Terbitkan Perppu KPK

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini