nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sambut Hakordia, KPK: Korupsi Bisa Bikin Kiamat Suatu Negara

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Minggu 08 Desember 2019 22:00 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 12 08 337 2139449 sambut-hakordia-kpk-korupsi-bisa-bikin-kiamat-suatu-negara-gPyemoDy4s.jpg Wakil Ketua KPK Saut Situmorang (Foto: Okezone)

JAKARTA - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Saut Situmorang menitipkan pesan jelang Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) yang jatuh tepat pada Senin, 9 Desember 2019, besok. Pesan Saut yakni, ia ingin dunia menyadari bahwa perbuatan korupsi bisa membuat kiamat suatu negara.

"Kan sesungguhnya (hakordia) dibuat agar dunia sadar bahwa korupsi bisa bikin kiamat suatu negara. Kemudian negara jadi bubar. Negara jadi tidak efisien, tidak efektif, ketidakadilan, bahkan isu radikalisme itu banyak dari isu korusi di depannya," ujar Saut saat menghadiri rangkaian acara Hakordia di Lotte Avenue, Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (8/12/2019).

Baca Juga: Saut Situmorang Ingin Peluk Jokowi di Hari Antikorupsi Sedunia

Menurut Saut, korupsi sudah menjadi isu kejahatan transnasional. Ia mengaku kesal dengan negara yang mencetak orang-orang radikal melakukan korupsi. Sebab, katanya, radikal bukan hanya dalam segi agama.

"Oleh sebab itu, kalau kita komit korupsi menyengsarakan, membuat orang sebal, membuat orang sedikit radikal. Radikal itu backgroundnya macam-macam ya, radikal agama, radikal ideologi, bahkan radikal ekonomi," ujarnya.

KPK

Saut mengumpamakan radikal dalam segi ekonomi. Kata dia, radikal dalam segi ekonomi yakni berbuat tidak adil terhadap diri sendiri yang berdampak pada ketidakadilan terhadap lingkungan sekitar.

"Oleh sebab itu, dalam rangka hari antikorupsi ini dari tahun ke tahun mengajak masyarakat bersama-sama menang. KPK enggak bisa memerangi ini sendiri. Kita mulai dari yang sangat sederhana, saya bilang kalau bikin SIM enggak lulus, jangan nyogok sampai kapan pun," ucapnya.

"Jangan melanggar lalu lintas, jangan buang sampah sembarangan, mahasiswa jangan buat titip absen jadi kita harus lihat dari sederhana," sambungnya.

Baca Juga: Ketua KPK Harap Jokowi Hadiri Acara Hari Antikorupsi Sedunia 

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini