nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

PKS Heran Terpidana Korupsi Annas Maamun Dapat Grasi

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Minggu 08 Desember 2019 12:15 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 12 08 337 2139340 pks-heran-terpidana-korupsi-annas-maamun-dapat-grasi-R2b1dJHrmw.jpg Politisi PKS, Bukhori di Diskusi 'Hentikan Diskon Hukuman Koruptor' (Foto: Okezone.com/Arie)

JAKARTA - Anggota Komisi III DPR Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Bukhori Yusuf mengkritisi pemberian grasi terhadap terpidana mantan Gubernur Riau, Annas Maamun. Menurut Bukhori, alasan pemberian grasi terhadap Annas merupakan suatu yang subjektif.

"Alasan kemanusiaan itu subjektif, everybody bisa mengatakan itu alasan kemanusiaan," kata Bukhori saat menghadiri diskusi bertema 'Hentikan Diskon Hukuman Koruptor' di Kawasan Wahid Hasyim, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (8/12/2019).

 Baca juga: Banyak Terpidana Korupsi Ajukan Grasi ke Jokowi

Diketahui, Mantan Gubernur Riau yang jadi terpidana kasus korupsi Annas Maamun mendapat grasi atau pengurangan hukuman dari Presiden Joko Widodo (Jokowi). Annas Maamun mendapat grasi satu tahun dari dari total tujuh tahun hukuman penjara.

 Baca juga: Dapat Grasi Jokowi, Annas Maamun Ternyata Masih Tersangka Suap di Kasus Lain

Alasan pertimbangan Jokowi memberi grasi ke Annas Maamun dinilai Bukhori tidak berdasar. Kata Bukhori terdapat alasan usia yang jadi pertimbangan Jokowi dalam memberikan grasi untuk Annas Maamun.

Padahal, kata Bukhori, terpidana kasus terorisme Abu Bakar Ba'asyir juga sudah memiliki umur uzur atau tua. Namun, Ba'asyir tidak mendapat grasi atau pengurangan masa hukuman dari Jokowi.

"Ba'asyir dari sisi usia lebih tua dan penyakit juga," ujarnya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini