nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

6 Kecelakaan Kapal Mengerikan di Indonesia, Nomor 5 Korbannya Hampir 200 Orang

Alifa Muthia Diningtyas, Jurnalis · Sabtu 07 Desember 2019 15:54 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 12 07 337 2139162 6-kecelakaan-kapal-mengerikan-di-indonesia-nomor-5-korbannya-hampir-200-orang-gkzDO9zAvJ.jpg Proses pencarian korban KM Sinar Bangun di Danau Toba, Sumatera Utara (Istimewa)

JAKARTA – Kapal masih menjadi salah satu transportasi andalan di Indonesia untuk menghubung antarpulau. Moda transportasi ini disukai karena ongkosnya lebih terjangkau ketimbang pesawat. Namun, pelayanan transportasi air masih dihantui kecelakaan.

Dalam tiga tahun terakhir, sedikitnya ada enam kecelakaan laut atau kapal tenggelam yang terjadi di perairan Indonesia dan menelan banyak korban jiwa.

Berikut rinciannya:

1. KM Arin Jaya Tenggelam

Kapal Motor (KM) Arin Jaya yang mengangkut 52 penumpang tenggelam di perairan antara Pulau Sapudi-Pulau Giliyang, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Senin 17 Juni 2019 pagi. Sedikitnya 21 orang tewas.

 Kapal tenggelam

Evakuasi korban karam KM Arin Jaya (Okezone.com/Syaiful)

Kapal itu mulanya berangkat dari Pelabuhan Guwa-Guwa, Kecamatan Ra'as, Sumenep, namun dalam pelayarannya karam dan para penumpang tercebur ke laut.

Baca juga: Kronologi Karamnya KM Arin Jaya

"Kapal penumpang tradisional ini muatan normalnya adalah sekitar 30 penumpang, tapi dinaiki sekitar 52 penumpang, sehingga juga diduga kapal tenggelam karena kelebihan muatan disamping terkena ombak besar," ujar Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Frans Barung Mangera.

2. Kapal Motor Karam di Kapuas

Kapal motor penyeberangan tenggelam di Sungai Kapuas, Desa Nanga Seberuang, Kecamatan Semitau, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, Sabtu 19 Januari 2019 malam. Akibatnya 13 penumpang dinyatakan tewas.

Kasat Reskrim Polres Kapuas Hulu Iptu Siko mengatakan, kapal itu berlayar dari Dermaga PT Berlian Estate menuju Dermaga PT SJRE (Apeng) membawa 24 orang dan sembilan sepeda motor.

"Sebelum sampai Dermaga Apeng, berjarak sekitar 10 meter, kapal ini mengalami karam," katanya.

 Ilustrasi

Ilustrasi

3. KM Arista Tenggelam di Selat Makassar

Kapal Motor Arista jenis Jolloro yang mengangkut 35 penumpang tenggelam di Selat Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu 13 Juni 2018. Sedikitnya 13 orang tewas, kebanyakan anak-anak dan perempuan.

Baca juga: Rentetan Derita Pengguna Transportasi Laut

Kapal yang membawa 22 penumpang itu baru sekitar 5 mil berangkat dari Pelabuhan Paotere menuju Pulau Barrang Lompo, namun sesampai di Perairan Gusung, Kecamatan Ujung Tanah, kapal dihantam angin dan ombak besar.

“Kapal langsung terbalik hingga tenggelam,” kata Raudah, seorang korban selamat.

4. Speedboat Tenggelam di Banyuasin

 Speedboat 'Awet Muda' bermuatan 55 orang karam usai dihempas gelombang di Tanjung Sere Bagan 13, Banyuasin, Sumatera Selatan, Rabu 3 Januari 2018 sore. Korban tewas 13 orang.Ilustrasi

Speedboat dari Primer 2 Karang Agung, Musi Banyuasin menuju Kota Palembang. Di tengah pelayaran, ada angin kencang dan ombak pasang membuat speedboat terombang-ambing hingga karam.

"Haluan speadboat patah dan langsung tenggelam,” kata Direktur Polisi Air dan Udara Polda Sumatera Selatan Kombes Robinson Siregar.

5. Tragedi KM Sinar Bangun

Kapal Motor Sinar Bangun tenggelam di Danau Toba, Simalungun, Sumatera Utara, Senin 18 Juni 2018 atau masih dalam suasana libur Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriah. Tiga orang tewas dan 178 penumpang lainnya dinyatakan hilang. Hanya 21 orang selamat.

Kapal fery itu berangkat dari Pelabuhan Simanindo, Pulau Samosir menuju ke Tigaras dan sekira 1 mil pelayaran kapal pun karam diduga usai menabrak batang kayu. Jumlah penumpangnya tak bisa dipastikan karena kapal tersebut berangkat tanpa manifes.Ilustrasi

Konferensi pers karamnya KM Sinar Bangun (Okezone)

Pencarian korban dan badan kapal memakan waktu berhari-hari, melibatkan penyelam-penyelam andal bahkan Komando Pasukan Katak (Kopaska). Namun, banyak korban tak bisa ditemukan.

Nakhoda KM Sinar Bangun dan tiga pegawai Dinas Perhubungan Sumatera Utara dijadikan tersangka atas karamnya kapal tersebut.

6. Speedboat Terbalik di Tarakan

Speedboat reguler SB Rejeki Baru Kharisma terbalik di perairan Tarakan, Kalimantan Utara, Selasa 25 Juli 2017, mengakibatkan 10 orang meninggal.

Speedboat yang membawa 55 orang tersebut berangkat dari Pelabuhan DSF Tarakan menuju Tanjung Selor. Namun, baru 10 menit berlayar, speedboat itu terbalik.

Seorang penumpang selamat, Agha menuturkan, speedboat tersebut sempat oleng. “Setelah itu, nakhoda juga secara tiba-tiba banting haluan ke arah kiri yang membuat speed (boat) tersebut terbalik.”

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini