nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jelang Pilkada 2020, DPP NasDem Gelar Safari Konsolidasi

Fahreza Rizky, Jurnalis · Sabtu 07 Desember 2019 15:45 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 12 07 337 2139152 jelang-pilkada-2020-dpp-nasdem-gelar-safari-konsolidasi-swc4cdFOKm.jpg Partai Nasdem (Foto: Okezone)

JAKARTA - Dalam rangka menghadapi Pilkada serentak 2020 mendatang, DPP Partai NasDem melakukan safari konsolidasi keliling Pulau Kalimantan. Safari yang dipimpin Wakil Ketua Umum DPP Partai NasDem Ahmad Ali rencanannya akan dimulai pada tanggal 6-11 Desember 2019.

Safari konsolidasi DPP NasDem ini diawali dari Provinsi Kalimantan Tengah, Jumat (7/12/2019) malam. Selain Ahmad Ali, hadir pula antara lain Ketua DPP bidang Organisasi dan Keanggotaan Rusdi Masse, Ketua DPP bidang Media dan Komunikasi Publik Charles Meikyansah, Ketua Teritori Partai NasDem Kalimantan Syarif Abdullah Alkadrie, serta Ketua Umum DPP Garnita Malahayati Indira Chunda Thita.

Dalam sambutannya, Ahmad Ali mengatakan rapat konsolidasi yang dilakukan saat ini untuk menindaklanjuti hasil Kongres Partai NasDem ke-II di Jakarta yang menargetkan sebagai pemenang di Pemilu 2024.

"Untuk mencapai partai pemenang, maka kita melakukan konsolidasi ke seluruh daerah dan memastikan terbentuknya kepengurusan di semua desa di Indonesia," ungkapnya.

Ahmad Ali
(Foto: Wakil Ketua Umum Partai Nasdem Ahmad Ali)

Baca Juga: Surya Paloh Kembali Jadi Ketum Partai Nasdem 2019-2024

Pengurus DPP Partai NasDem akan terus melakukan safari konsolidasi dengan berkeliling ke semua kabupaten dan kota untuk memperkuat kepengurusan dan membentuk kepengurusan yang belum ada. "Kita ingin kepengurusan lengkap hingga ke tingkat ranting (kelurahan/desa)," tandasnya.

Selain itu, dilanjutkan dia, konsolidasi ini juga dalam rangka menghadapi Pilkada serentak 2020 yang akan berlangsung di berbagai daerah. Partai NasDem, dengan membentuk Tim 9 Pilkada Nasional ingin memastikan jika calon yang diusung oleh partai bakal menjadi pemenang.

"Caranya, kita tetap menerapkan politik tanpa mahar. Kita gunakan lembaga survei untuk melihat kecenderungan masyarakat kepada calon yang kita dukung," ujarnya.

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini