Penyelundupan Harley Davidson, Demokrat Usul Larang Main Motor Gede bagi Direksi BUMN

Muhamad Rizky, Okezone · Sabtu 07 Desember 2019 07:37 WIB
https: img.okezone.com content 2019 12 07 337 2139060 penyelundupan-harley-davidson-demokrat-usul-larang-main-motor-gede-bagi-direksi-bumn-5oqrO1hk5k.jpg Onderdil Harley Davidson yang Garuda Indonesia. (Foto : Okezone.com/Giri)

JAKARTA – Ketua DPP Partai Demokrat Jansen Sitindaon mengusulkan kepada Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Eric Thohir untuk melarang bagi jajaran direksi dan komisaris BUMN memiliki motor gede.

Hal itu diungkapkan Jansen merespons kasus penyelundupan motor Harley Davidson dan sepeda Bromton yang dilakukan Direktur Utama Garuda Indonesia, I Gusti Ngurah Ashkara Danadiputra atau Ari Ashkara.

"Kalau memang serius bersih-bersih, saya menyarankan Erick Thohir buat kebijakan, direksi dan komisaris BUMN dilarang main moge dan Harley," kata Jansen kepada Okezone, Sabtu (7/12/2019).

Menurut dia, jajaran direksi dan komisaris BUMN tidak tepat apabila memperlihatkan gaya hidup mewah kepada publik.

"Tidak tepat saja kerja di perusahaan pelat merah bermewah-mewahan di tengah BUMN buntung dan rakyat banyak susah," tuturnya.

Penyelundupan Harley Davidson. (Okezone.com/Giri)

Menurut Jansen usulan tersebut sejalan dengan apa yang dilakukan Erick Thohir yang sempat memarahi direksi BUMN lantaran makan di restoran mahal. Untuk itu, menurutnya pas bila dibuatkan kebijakan.

"Sekalian buat jadi kebijakan. Agar direksi BUMN ini tidak lagi ‘show’ hobi-hobi mewah di ruang publik. Kalau mau mewah ya jadi lawyer atau kerja di perusahaan sendiri. Bukan di BUMN yang milik rakyat," ucapnya.

Jansen menambahkan, ia menunggu keberanian Erick Thohir untuk melaksanakan usulannya tersebut agar peristiwa serupa tidak kembali terulang.

Baca Juga : Usut Penyelundupan Harley Davidson di Garuda Indonesia, Polisi Koordinasi dengan Bea Cukai

"Kami tunggu keberanian Mas Erick Thohir buat kebijakan ini. Tanpa itu, semua cerita soal ‘revolusi dan menata ulang fondasi BUMN’ ini hanya kata-kata. Sampai saat ini saya masih percaya Mas Erick tepat dipilih pak Jokowi jadi menteri BUMN. Kami tunggu gebrakannya," tuturnya.

Baca Juga : Seharusnya Garuda Tak Tersandung Lagi!

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini