nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Alasan Disdik Cirebon Belum Perbaiki Bangunan SD Rusak hingga Nyaris Roboh

Fathnur Rohman, Jurnalis · Sabtu 07 Desember 2019 09:30 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 12 06 337 2138882 alasan-disdik-cirebon-belum-perbaiki-bangunan-sd-rusak-hingga-nyaris-roboh-xFljy2pqyw.jpg Kondisi SDN 1 Getrakmoyan, Kecamatan Pangenan, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat (foto: Okezone/Fathnur Rohman)

CIREBON - Tiga ruang kelas di SDN 1 Getrakmoyan, Kecamatan Pangenan, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat mengalami kerusakan parah sejak satu bulan terakhir. Demi keselamatan, para siswa kelas IV, V dan VI terpaksa harus belajar di ruangan lain.

Menurut Kepala Sekolah SDN 1 Getrakmoyan Saim Gunari, kerusakan terjadi pada bagian tembok dan lantai bangunan sekolah. Ia mengatakan muncul retakan-retakan yang cukup parah di tembok, serta keramik pecah akibat amblasnya lantai.

Infografis Lipsus Sekolah Roboh (foto: Okezone)	 

Saim menuturkan, kerusakan tersebut tejadi akibat kontur tanah yang tidak stabil sehingga mempengaruhi kondisi bangunan sekolah di atasnya. Disampaikannya pihak Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Cirebon sudah meninjau bangunan sekolah yang rusak. Ia berharap, agar proses perbaikan bangunan dilakukan dengan baik. Sehingga, tiga ruang kelas itu dapat digunakan kembali.

Lebih lanjut, Saim mengusulkan agar bangunan sekolah di renovasi ulang. Maksudnya, ruang kelas tersebut dibongkar dan dibangun kembali dengan menggunakan pondasi ceker ayam. Menurutnya, dengan pondasi ceker ayam bangunan sekolah akan sedikit tahan lama saat dibangun di atas tanah yang labil.

"Kalau direnovasi biasa itu bakal kaya gitu lagi. Sama aja buang-buang anggaran, " kata Saim kepada Okezone.

Saim mengaku, bangunan sekolah di SDN 1 Getrakmoyan sudah tiga kali direnovasi. Terakhir bangunan tersebut diperbaiki pada tahun 2016. Namun, karena sturktur tanah yang tidak bisa menopang beban bangunan sekolah, maka bangunan itu kembali mengalami kerusakan.

Kondisi SDN 1 Getrakmoyan, Kecamatan Pangenan, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat (foto: Okezone/Fathnur Rohman)	Kondisi SDN 1 Getrakmoyan, Kecamatan Pangenan, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat (foto: Okezone/Fathnur Rohman) 

Sementara Kabid Bidang Pendidikan SD Disdik Kabupaten Cirebon bernama Amin mengakui, pihaknya belum mendapatkan data perihal lokasi bangunan SD mana saja yang berada di tanah labil. Namun, dia mengatakan akan melakukan perbaikan pada sekolah-sekolah yang sudah mengajukan perbaikan.

Amin menjelaskan, anggaran untuk perbaikan sekolah biasanya bersumber pada dana DAK, APBD, serta lainnya. Dia menyebut, belum bisa melakukan perbaikan ruang sekolah yang rusak secara maksimal, karena keterbatasan anggaran dan jumlahnya bangunan rusak yang begitu banyak.

"Jumlahnya sangat bayak, jadi hanya beberapa saja yang bisa diperbaiki, " ujar Amin kepada Okezone.

Amin juga mengimbau, untuk para operator sekolah agar lebih memperhatikan data sarana dan prasarana ketika akan menguploadnya ke sistem Dapodik. Menurutnya, banyak ketidaksesuaian data yang diupload oleh pihak operator sekolah.

Kondisi SDN 1 Getrakmoyan, Kecamatan Pangenan, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat (foto: Okezone/Fathnur Rohman)	Kondisi SDN 1 Getrakmoyan, Kecamatan Pangenan, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat (foto: Okezone/Fathnur Rohman) 

Amin berjanji, pihaknya akan berupaya semaksimal mungkin untuk memperbaiki ruang kelas yang rusak di SD Negeri di Kabupaten Cirebon. Dirinya juga mengajak pihak sekolah agar secepatnya untuk mengajukan perbaikan apabila menemukan kerusakan pada ruang kelasnya.

"Saya mengimbau agar operator sekolah untuk terus memperhatikan data sarana dan prasarana. Hal itu akan menghambat kami jika data yang diupload tidak sesuai," ucap dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini