Ibu Ini Masuk Penjara karena Anaknya Selundupkan Narkoba ke Rutan

Wahyu Muntinanto, Okezone · Jum'at 06 Desember 2019 14:20 WIB
https: img.okezone.com content 2019 12 06 337 2138737 ibu-ini-masuk-penjara-karena-anaknya-selundupkan-narkoba-ke-rutan-auPwFJHnKO.jpg Ilustrasi Sabu

Kasus pertama ketika ada seorang ibu berinisial H yang sedang menggendong anak balitanya tepergok petugas saat ingin menyelundupkan sebanyak tujuh paket sabu di dalam plastik bening ke dalam Rutan Depok. Peristiwa ini berlangsung pada Rabu 6 November 2019, sekira pukul 14.15 WIB.

Tujuh paket sabu itu ternyata dipesan oleh seorang narapidana Rutan Depok berinisial R yang tidak lain suami H. Sementara H mengaku mengikuti arahan sang suami untuk mengambil sabu dari seorang pengedar dan coba diselundupkan ke dalam Rutan Depok menggunakan alat kontrasepsi kondom yang terbungkus tisu.

"Kedua, narkoba jenis sabu yang dimasukkan ke dalam kaleng cat pada Minggu 24 November 2019, sekira pukul 17.45 WIB. Sabu seberat 51,34 gram atau sekira setengah ons itu diantar menggunakan ojek online melalui pengiriman aplikasi Go-Send," kata Puang Dirham.

Sabu tanpa nama pemesan tersebut ditujukan ke bagian portir oleh seseorang bernama Jerry. Menurut pengkuan sopir ojol itu, pelaku memesan ojek dari depan minimarket di Jalan Raya Bogor dengan membawa barang berupa 2 kaleng cat, 1 botol madu, 1 pengharum ruangan, 2 pak baterai.

"Petugas curiga tutup kaleng cat itu sudah terbuka. Ketika diperiksa, petugas kami menemukan sabu, kemudian kami mengamankan sopir ojek dan menghubungi polisi," jelas Puang.

Tidak lama kemudian terjadi kasus ketiga. Puang menceritakan ada seorang wanita inisial NR tertangkap petugas sipir saat akan berkunjung ke dalam Rutan Depok pada Kamis 28 November 2019, sekira pukul 14.10 WIB. NR kedapatan membawa sabu seberat 1 gram yang dimasukkan ke dalam kepala charger telepone genggam.

"Saat itu NR datang seorang diri. Diperiksa perempuan petugas sesuai prosedur yang berlaku. Petugas melakukan penggeledahan badan dan barang bawaan pengunjung. Lalu ditemukan dua ponsel, baterai, charger, dan kepala charger. Petugas mencurigai kepala charger yang sedikit terbuka. Ternyata ditemukan satu bungkus plastik kecil berwarna bening di dalam kepala charger yang diduga narkotika jenis sabu," tutup Puang.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini