Berkas Penyidikan Rampung, Eks Anggota DPR Nyoman Dhamantra Segera Disidang

Arie Dwi Satrio, Okezone · Kamis 05 Desember 2019 19:16 WIB
https: img.okezone.com content 2019 12 05 337 2138453 berkas-penyidikan-rampung-eks-anggota-dpr-nyoman-dhamantra-segera-disidang-XhnV448D1Z.jpg Gedung KPK. (Foto: Okezone)

JAKARTA - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merampungkan berkas penyidikan mantan Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan (PDIP), I Nyoman Dhamantra (IYD) terkait kasus dugaan suap pengurusan izin impor bawang putih tahun 2019. Tak hanya Nyoman Dhamantra, KPK juga telah menyelesaikan penyidikan dua tersangka lainnya yakni, Mirawati Basri dan Elviyanto.

Berkas penyidikan ketiga tersangka kasus dugaan suap pengurusan izin impor bawang putih tersebut telah dilimpahkan ke tahap penuntutan pada hari ini. Ketiganya akan segera disidang dalam waktu dekat setelah tim Jaksa KPK merampungkan surat dakwaan.

"Rencana sidang akan dilakukan di PN Jakarta Pusat," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis (5/12/2019).

Sejauh ini, kata Febri, KPK sudah mengantongi keterangan dari 47 saksi dari berbagai unsur untuk melengkapi berkas penyidikan ketiga tersangka itu. Nantinya, keterangan para saksi akan diuji atau diperiksa kembali di persidangan.

Febri Diansyah. (Foto: Okezone.com/M Rizky)

Dalam perkara ini, KPK telah menetapkan enam orang sebagai tersangka kasus dugaan suap pengurusan izin impor bawang putih tahun 2019. Keenamnya yakni, mantan ‎anggota komisi VI DPR fraksi PDI-Perjuangan, I Nyoman Dhamantra, orang kepercayaan I Nyoman, Mirawati Basri, serta empat pihak swasta, Chandry Suanda alias Afung, Doddy Wahyudi, Zulfikar, dan Elviyanto.

‎I Nyoman diduga telah menerima suap Rp2 miliar dari total komitmen fee sebesar Rp39,6 miliar untuk pengurusan izin impor 20.000 ton bawang putih yang akan masuk ke Indonesia. Suap tersebut berasal dari pengusaha Chandry Suanda.

Pemulusan suap untuk pengurusan bawang putih tersebut dibantu oleh Doddy Wahyudi, Zulfikar, Elviyanto, dan Mirawati. Keempatnya mempunyai peran masing-masing dalam memuluskan izin impor bawang putih ke Indonesia.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini