nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Soal Habib Rizieq, PKS : Cara Megawati Patut Dicontoh Jokowi

Puteranegara Batubara, Jurnalis · Kamis 05 Desember 2019 15:53 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 12 05 337 2138342 soal-habib-rizieq-pks-cara-megawati-patut-dicontoh-jokowi-oPcN2dc6CZ.jpg Habib Rizieq Shihab

JAKARTA - Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Nasir Djamil meminta Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) untuk meniru kenegarawanan Megawati Soekarnoputri untuk upaya memulangkan Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab.

"Cara Bu Mega tentunya patut dicontoh Pak Jokowi dalam upaya menyelamatkan dan memulangkan Habib Rizieq Shihab (HRS) ke Indonesia," kata Nasir kepada Okezone, Jakarta, Kamis (5/12/2019).

Anggota Komisi III DPR RI itu menjelaskan, cara negarawan yang patut ditiru Jokowi dari Megawati adalah ketika menyelamatkan Prabowo Subianto ketika tidak memiliki kewarganegaraan atau Stateless.

Megawati dan Jokowi

Nasir mengungkapkan, hal itu terjadi ketika Megawati menjabat Presiden kelima yang sempat memarahi Menteri Luar Negeri dan Panglima TNI karena membuat Prabowo terlantar.

Prabowo saat itu berhenti dari dinas di TNI pada 1998, Prabowo mengasingkan diri ke Yordania. Dan keduanya kini bersahabat.

”Apa yang dilakukan Bu Mega kepada Prabowo adalah tindakan terpuji dan patut ditiru. Saat itu Ketua Umum PDIP itu menunjuk dirinya seorang negarawan," ujar Nasir.

Baca Juga : Banyak Popok Dibuang ke Sungai, Menteri LHK : Ini Persoalan Kultur

Di sisi lain, Nasir menyayangkan sikap yang ditunjukan aparat dan pejabat saat ini justru memusuhi HRS bahkan memperkeruh suasana.

”Jika memang Pemerintah ingin serius mengimplementasikan Pancasila secara utuh, seharusnya tidak muncul pernyataan-pernyataan pejabat pemerintah yang memperkeruh suasana, seperti yang disampaikan Menteri Koordinator Politik,Hukum dan HAM belakangan ini, tetapi seharusnya HRS dirangkul dan diselamatkan dari ancaman stateless, karena bagaimanapun HRS adalah warga negara yang taat dan berpengaruh besar bagi umat di republik ini,” tutup Nasir.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini