Eksepsi Ditolak, Wawan Siapkan Bukti untuk Lawan Sangkaan KPK

Arie Dwi Satrio, Okezone · Kamis 05 Desember 2019 12:43 WIB
https: img.okezone.com content 2019 12 05 337 2138256 eksepsi-ditolak-wawan-siapkan-bukti-untuk-lawan-sangkaan-kpk-l0I5pHkjzj.jpg Tubagus Chaeri Wardana Alias Wawan (foto: Okezone)

JAKARTA - Majelis Hakim Pengadil‎an Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta menolak nota keberatan atau eksepsi Adik kandung mantan Gubernur Banten, Ratu Atut Chosiyah, Tubagus Chaeri Wardana (Wawan) terkait kasus dugaan korupsi yang menyeretnya. Sidang pun akan dilanjutkan pekan depan dengan agenda pembuktian dan pemeriksaan saksi.

Menanggapi hal tersebut, Wawan mengaku akan melakukan pembuktian terbalik. Bos PT Balipasific Pragama (PT BPP) tersebut akan menyiapkan bukti-bukti di persidangan selanjutnya untuk melawan sangkaan yang dilayangkan KPK.

Baca Juga: Hakim Tolak Eksepsi Adik Ratu Atut Wawan 

"Siap. Ini pembuktian terbalik buat saya ya, saya mesti membuktikan," kata Wawan usai mendengarkan putusan sela hakim di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Kamis (5/12/2019).

Lebih lanjut, kata Wawan, tim kuasa hukumnya sudah mempersiapkan strategi dalam pembuktian tersebut. Termasuk salah satunya menghadirkan ahli dan saksi.

"Pasti ada saksi yang meringankan. Pastinya ada (ahli yang akan dihadirkan dalam persidangan)," ujar Wawan.

Ilustrasi (foto: Okezone) 

Hal senada juga disampaikan salah satu kuasa hukum Wawan, Maqdir Ismail. Dikatakan Maqdir, pihaknya akan membuktikan semua kekeliruan sangkaan Jaksa KPK yang tertuang dalam surat dakwaan.

"Nanti kami coba buktikan satu per satu dari aset yang disita itu dengan menunjukkan bahwa ada kekeliruan di dalam menyusun surat dakwaan," ungkap Maqdir saat mendampingi kliennya.

‎Dalam perkara ini, Bos PT Balipasific Pragama (PT BPP), Wawan didakwa telah melakukan korupsi pengadaan alat kesehatan rumah sakit rujukan Provinsi Banten pada Dinas Kesehatan Provinsi Banten APBD tahun anggaran 2012 dan APBD-P TA 2012.

Wawan juga didakwa melakukan korupsi bersama staf PT Balipasific Pragama (PT BPP) Dadang Prijatna dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pengadaan alkes Puskesmas Kota Tangerang Selatan Mamak Jamaksari yang telah divonis bersalah dalam perkara ini. Selain itu ia juga didakwa melakukan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Baca Juga: Didakwa Rugikan Negara Rp94,3 Miliar, Wawan Adik Ratu Atut Ajukan Eksepsi

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini