GM PT Hyundai dan Dirut Kings Property Diperiksa KPK sebagai Tersangka

Arie Dwi Satrio, Okezone · Kamis 05 Desember 2019 10:44 WIB
https: img.okezone.com content 2019 12 05 337 2138204 gm-pt-hyundai-dan-dirut-kings-property-diperiksa-kpk-sebagai-tersangka-nPOnG7Qc5R.jpg Gedung KPK. (Foto: Okezone.com/Arie Dwi Satrio)

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengagendakan pemeriksaan terhadap General Manager (GM) PT Hyundai Engeneering Construction (HDEC), Herry Jung (HEJ) dan Direktur Utama (Dirut) PT Kings Property, Sutikno (STN) sebagai tersangka, hari ini. Keduanya merupakan pihak pemberi suap ke mantan Bupati Cirebon, Sunjaya Purwadisastra (SUN).

"Keduanya akan diperiksa dalam kapasitasnya sebagai tersangka," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah melalui pesan singkatnya, Kamis (5/12/2019).

Keduanya ditetapkan sebagai tersangka pemberi suap untuk Sunjaya Purwadisastra oleh KPK, beberapa waktu lalu. Herry Jung dan Sutikno diduga menyuap Sunjaya terkait dengan pengurusan perizinan dan properti di Kabupaten Cirebon.

Pemanggilan pemeriksaan terhadap keduanya pada hari ini merupakan yang perdana. Sejak ditetapkan sebagai tersangka keduanya belum ditahan. Belum diketahui apakah keduanya akan ditahan pada hari ini.

Febri Diansyah. (Foto: Okezone.com/M Rizky)

Atas perbuatannya, Herry Jung dan Sutikno disangkakan melanggar pasal 5 ayat (1) huruf a atau b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi‎.

Dalam perkaranya, Herry Jung diduga menyuap Sunjaya sebesar Rp6,04 miliar terkait dengan perizinan PT Cirebon Energi Prasarana PLTU 2 di Kabupaten Cirebon. Adapun, dalam perjanjian awal, Herry Jung akan memberikan suap sebesar Rp10 miliar untuk Sunjaya.

Suap itu dilakukan dengan cara membuat Surat Perintah Kerja (SPK) fiktif dengan PT Milades Indah Mandiri (PT IMM). Sehingga seolah-olah ada pekerjaan jasa konsultansi pekerjaan PLTU 2 dengan kontrak sebesar Rp10 miliar. Pemberian suap dilakukan melalui pihak perantara.

Sedangkan terkait perkara kedua, Sutikno diduga menyuap Sunjaya sebesar Rp4 miliar t‎erkait dengan pengurusan izin PT King Propertindo. Suap tersebut dilakukan melalui seorang perantara yakni Ajudan Sunjaya.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini