Bertemu PP Muhammadiyah, PKS Teguhkan Hati sebagai Partai Penyeimbang

Fadel Prayoga, Okezone · Rabu 04 Desember 2019 22:45 WIB
https: img.okezone.com content 2019 12 04 337 2138091 bertemu-pp-muhammadiyah-pks-teguhkan-hati-sebagai-partai-penyeimbang-JkmMMz4LDA.jpg Pertemuan pimpinan PKS dan Muhammadiyah. (Foto: Fadel Prayoga/Okezone)

JAKARTA – Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sohibul Iman dan jajaran Dewan Pimpinan Pusat (DPP) pada Rabu malam ini menyambangi Pengurus Pusat Muhammadiyah. Mereka langsung disambut Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir.

Setelah melakukan pertemuan tertutup dengan pimpinan Muhammadiyah, Sohibul mengatakan PKS bersikap meneguhkan hati sebagai partai penyeimbang di masa pemerintahan Presiden Joko Widodo-Wakil Presiden Ma'ruf Amin.

Baca juga: PKS Ajukan RUU Perlindungan Ulama dan Tokoh Agama ke Baleg DPR 

"Kami mendapat nasihat untuk bagaimana mematangkan demokrasi, menjaga logika dasar demokrasi dengan kami bisa menempatkan diri sebagai kekuatan penyeimbang," ujar Sohibul Iman di lokasi pertemuan, Gedung PP Muhammadiyah, Jakarta Pusat, Rabu (4/12/2019).

Dia melanjutkan, sebagai partai Islam, pihaknya diharapkan oleh Muhammadiyah agar bisa mengimplementasikan nilai ke-Islam-an dalam kehidupan di Indonesia. Salah satunya tetap menjunjung tinggi ideologi negara yaitu Pancasila.

Baca juga: PKS Tolak Wacana Penambahan Libur PNS 

"Konteks kebangsaan ini PKS dan Muhammadiyah satu visi dan selesai dan sepakat dengan konsensus dasar negara kita," kata Sohibul Iman.

Dalam kesempatan yang sama, Ketum PP Muhammadiyah Haedar Nashir menyampaikan pentingnya menjaga demokrasi di Indonesia, sehingga diperlukan peran oposisi untuk mengawasi kinerja pemerintahan.

Baca juga: PKS Pertanyakan Keseriusan Pemerintah Dalam Menangani BPIP 

"Kita tadi berdiskusi dalam konteks konsolidasi demokrasi. Itu jangan lupa semangat Reformasi. Itu semangat membuat Indonesia menjadi negara di mana ada check and balances, ada proses aspirasi kekuatan civil society yang kuat," ujarnya.

Haedar menyebut adanya partai penyeimbang penting sebagai kontrol terhadap pemerintah guna menciptakan sistem demokrasi pemerintahan yang baik.

Baca juga: PKS Masih Berharap Raih Kursi Wagub DKI Jakarta 

"Kita ingin ada pemerintahan yang good governance ya dan lain sebagainya. Nah, cita-cita Reformasi ini jangan padam dan harus menjadi spirit kita bersama," jelasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini