nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Hakim Jamaluddin Ternyata Sudah Meninggal 20 Jam Sebelum Ditemukan

Wahyudi Aulia Siregar, Jurnalis · Rabu 04 Desember 2019 22:30 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 12 04 337 2138073 hakim-jamaluddin-ternyata-sudah-meninggal-20-jam-sebelum-ditemukan-ZRaDq5V2GW.jpg Ilustrasi (Foto: Ist)

MEDAN – Polisi mengungkapkan fakta baru terkait penyelidikan kasus kematian Jamaluddin (55), hakim sekaligus Humas Pengadilan Negeri Medan.

Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Agus Andrianto mengatakan, dari hasil pemeriksaan forensik yang mereka lakukan, diketahui bahwa Jamaluddin telah tewas sekitar 12-20 jam sebelum akhirnya ditemukan warga dalam mobilnya di jurang kawasan Kutalimbaru.

“Korban sudah belasan jam meninggal sebelum ditemukan. Itu ditandai dari kondisi tubuh korban yang sudah kaku, sudah lemas kembali, kemudian lembab lagi dan menuju pembusukan,” kata Agus di Mapolda Sumut, Rabu (4/12/2019).

Baca Juga: Sebelum Ditemukan Tewas, Hakim PN Medan Jamaluddin Dapat Telepon dari Seseorang 

Saat ditanya penyebab kematiannya, Agus belum mau menyebutkan. Namun, Agus menegaskan bahwa Jamaluddin merupakan korban pembunuhan.

Ilustrasi Foto: Shutterstock 

Saat ini, tim dari Polda Sumut dan Polrestabes Medan, kata Agus, masih melakukan penyelidikan untuk menangkap pelaku pembunuhan tersebut.

"Kita mau menduga orang sebagai pelaku itu kan enggak boleh gegabah. Dalami semuanya alibi, kita periksa semua alat bukti yang ada. Mohon doa restu agar kasus ini segera terungkap," ujarnya.

Baca Juga: Jenazah Hakim PN Medan Jamaluddin Dibawa ke Kampung Halamannya di Aceh 

Diberitakan sebelumnya, hakim Jamaluddin ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di dalam mobilnya yang terperosok ke sebuah jurang di Dusun II Namo Bintang, Desa Suka Dame, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang, Jumat 29 November 2019 siang.

Saat ditemukan jenazah sudah membiru dengan kondisi terbaring di lantai di depan bangku barisan tengah mobil.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini