nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kasus Dugaan Rocky Gerung Hina Presiden, Stafsus Jokowi: Tidak Perlu Ditanggapi

Sarah Hutagaol, Jurnalis · Rabu 04 Desember 2019 20:31 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 12 04 337 2138054 kasus-dugaan-rocky-gerung-hina-presiden-stafsus-jokowi-tidak-perlu-ditanggapi-RXQLE1lxNf.jpg Stafsus Presiden Jokowi, Dini Shanti di kantor Menko Polhukam (foto: Okezone.com/Sarah)

JAKARTA - Staf Khusus Presiden RI Joko Widodo Bidang Hukum, Dini Shanti Purwono mengatakan sampai saat ini pihak Istana tidak merasa perlu menanggapi pernyataan pengamat politik Rocky Gerung yang dinilai sebagian kalangan menghina Jokowi.

"Jadi dari istana, kita merasa tidak perlu menanggapi," ucap Dini saat ditemui di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Kemenkopolhukam), Jakarta Pusat, Rabu (4/12/2019).

 Baca juga: Politikus PDIP Bakal Polisikan Rocky Gerung Terkait Dugaan Penghinaan Presiden

Sejauh ini, Dini menilai kalau pernyataan dari Rocky Gerung tersebut belum ada pelanggaran hukum. Kendati demikian, menurutnya, Rocky hanya mengungkapkan pendapatnya saja.

"Toh itu juga, kita tidak melihat ada pelanggaran hukum apapun juga di situ, dia hanya sekadar berpendapat, mengungkapkan pendapat. Ya biar saja," ungkapnya.

Baca juga: Ina Yuniarti Perempuan Penyebar Video 'Penggal Jokowi' Divonis Bebas

 

Sementara itu, bagi Dini, kritik adalah hal yang biasa dilakukan di negara yang demokrasi. Maka menurutnya, sepanjang kritik dan pendapat tersebut konstruktif, kritik yang dilayangkan tersebut sah-sah saja.

"Nanti kan ribut lagi kalau sedikit-sedikit tidak boleh ada kritik. Sebenarnya kritik itu kan tidak apa-apa. Dalam proses demokrasi itu biasa. Sepanjang kritik itu konstruktif. Sekarang kita bagaimana mau menilai pendapatnya dia dari kacamatanya dia. Menurut pendapat dia ini itu masih kurang, ya itu haknya dia," papar Dini.

"Kita bisa lihat langkah-langkahnya. Mana orang yang cuma mau cari panggung misalnya, memikirkan dirinya sendiri atau kelompoknya sendiri," pungkasnya.

Sebelumnya, dalam sebuah acara televisi, Rocky mengatakan tidak ada yang Pancasilais. Ia bahkan menyebut Jokowi tak memahami nilai-nilai Pancasila, namun hanya menghapal lima sila dasar negara tersebut.

"Jadi sekali lagi, polisi Pancasila atau Presiden enggak ngerti Pancasila, dia hapal tapi enggak paham. Kalau dia paham dia enggak berutang, kalau dia paham dia enggak naikin BPJS, kalau dia paham dia enggak melanggar UU Lingkungan," ucap Rocky.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini