nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Gerindra Sepakat Usulan Golkar Soal Revisi UU Pemilu

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis · Rabu 04 Desember 2019 16:30 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 12 04 337 2137938 gerindra-sepakat-usulan-golkar-soal-revisi-uu-pemilu-LxOhIg8kFv.jpeg Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco (foto: Okezone.com/Harits)

JAKARTA - Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menyatakan partainya ingin memperjuangkan perubahan Undang-Undang Pemilu khususnya memisagkan penyelenggaraan Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Presiden (Presiden).

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Sufmi Dasco mengaku partainya setuju dengan usulan tersebut, apalagi setelah pihaknya melakukan kajian tingkat kesulitan pileg dan pilpres dibarengi sangatlah tinggi.

“Pada prinsipnya, kami dari partai Gerindra setuju, karena memang setelah kami alami dan kaji lebih dalam bahwa antara pileg dan pilpres yang dibarengi itu memang tingkat kesulitannya sangat tinggi,” kata Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (4/12/2019).

 Baca juga: Airlangga Ingin Golkar Revisi UU Pemilu Pisahkan Pileg dan Pilpres

Karena itulah, Partai Gerindra pun telah menyimpulkan bahwa tidak sebaiknya Pilpres dan Pileg dilakukan secara bersamaan.

“Sehingga berbagai macam hal yang terjadi di lapangan menyebabkan, kami juga mengambil kesimpulan bahwa pileg dan pilpres itu memang sebaiknya tidak dibarengi,” papar Dasco.

 pemilu

Lebih jauh Wakil Ketua DPR itu berkata, partai Gerindra turut mendorong adanya revisi undang-undang pemilu guna memisahkan antara Pileg dan Pilrpres.

“Ya itu memang sudah masuk agenda teman-teman di DPR, katanya mau revisi UU Pemilu pada prinsipnya partai Gerindra ikut mendukung pemisahan pileg dan pilpres tersebut,” tutup Dasco.

Sebelumnya diketahui, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menyampaikan beberapa rekomendasi politik untuk dijalankan oleh kepengurusan selanjutnya. Hal itu dikatakan Airlangga saat membacakan laporan pertanggung jawaban (LPJ) DPP Golkar periode 2014-2019.

Salah satu rekomendasi yang perlu dijalankan yakni memperjuangkan perubahan Undang-undang Pemilu, khususnya untuk memisahkan penyelenggaraan Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres).

"Partai Golkar perlu memperjuangkan perubahan UU Pemilu, memisahkan kembali antara Pileg dengan Pilpres serta penyempurnaan sistem pemilu yang membuka peluang bagi kemenangan Partai Golkar dalam pemilu," kata Airlangga di Hotel Ritz Carlton, Kuningan, Jakarta Selatan, hari ini.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini