nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

PKS Tolak Wacana Penambahan Libur PNS

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis · Rabu 04 Desember 2019 15:43 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 12 04 337 2137907 pks-tolak-wacana-penambahan-libur-pns-Kshz0ZMAio.jpg Anggota Komisi II DPR Mardani Ali Sera (Foto: Okezone/Harits Tryan)

JAKARTA - Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) berencana menerapkan skema kerja compressed work kepada para Pegawai Negeri Sipil (PNS). Lewat skema ini nantinya akan ada perpanjangan jam kerja PNS dan akan ada penambahan libur.

Anggota Komisi II DPR Fraksi PKS, Mardani Ali Sera menanggap wacana penambahan libur buat PNS tak produktif dan menggambarkan pemerintah tak paham reformasi birokrasi. Dia pun tak setuju dengan usulan tersebut.

"Ini sama seperti lontaran isu pemangkasan eselon 3 dan 4, lalu dengan artifisial intelijen, sama dengan lontaran-lontaran yang tidak produktif dalam memahami reformasi birokrasi," ujar Mardani di Kompleks Parlemen, Senayan, Rabu (4/12/2019).

Baca Juga: LGBT Dilarang Melamar CPNS di Kejagung, Gerindra Sebut Ada Dasar Hukumnya 

Ilustrasi Foto: Ist

Mardani berpandangan, usulan penambahan libur bagi PNS tak mencerminkan pendidikan politik yang baik bagi masyarakat. Karena itu, dia berharap pemerintah tak menerima usulan tersebut.

“Saya pikir Ini bukan pendidikan politik yang baik, bukan pendidikan publik yang baik buat masyarakat dan kasihan pemerintah membuang-buang modal sosial,” tuturnya.

Sejatinya, lanjut Mardani, jika Indonesia mau maju maka harus punya grand design reformasi birokrasi. Harusnya wacana itu jangan dilempar satu per satu tapi dibuat grand desainnya, misalnya untuk 10 tahun ke depan.

"Jadi, usul saya pemerintah cerdas sedikit kenapa, jangan melempar yang seperti ini yang tidak jelas. Sekarang kita sudah menteri 34, tambah wamen, lalu itu mau libur itu, loh yang bekerja siapa gitu?" ujarnya.

Diketahui sebelumnya, skema kerja compressed work akan diterapkan KASN kepada para Pegawai Negeri Sipil (PNS). Nantinya dari skema ini akan ada perpanjangan jam kerja kepada para pegawai negeri sipil (PNS).

Baca Juga: Gubernur Jateng Sepakat PNS Bekerja dari Rumah 

Compressed work sendiri merupakan skema di mana jumlah hari kerja per minggu dikurangi. Sebagai gantinya, jumlah jam kerja per hari otomatis akan menjadi lebih panjang.

Komisioner KASN Waluyo Martowiyoto mengatakan, nantinya mereka dimungkinkan mendapatkan tambahan libur selain Sabtu dan Minggu. Jadi, jam kerja tiap harinya diperpanjang sehingga ada ruang untuk menambah libur.

"Sehingga mungkin setiap hari Jumat ganjil atau genap bisa libur, gitu kan. Ini yang mengenai compressed work-nya," ujarnya saat ditemui.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini