nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jokowi Ingin Membumikan Pancasila Lewat Medsos

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis · Selasa 03 Desember 2019 16:22 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 12 03 337 2137463 jokowi-ingin-membumikan-pancasila-lewat-medsos-J5Vu9310w9.jpg Presiden RI, Joko Widodo (foto: Biro Pers Kepresidenan)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) ingin para guru, hingga dosen membumikan Pancasila secara massif lantaran Indonesia mempunyai 129 juta pemuda yang menjadi generasi penerus bangsa.

Jokowi ingin pemerintah bisa memetakan apa saja media komunikasi yang bisa membumikan Pancasila sebagai ideologi bangsa secara massif kepada generasi penerus bangsa itu. Dengan begitu, Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (PIP) bisa juga bisa memetakan konten apa saja yang akan disampaikan kepada masyarakat.

"BPIP juga harus melihat secara detail ini agar penyebaran lebih cepat dan kuat lagi. Saya melihat secara detail mereka memang sekolah iya, kuliah iya, bekerja iya, anak-anak muda ini sekolah, kuliah bekerja tapi yang mempengaruhi mereka bukan hanya guru, dosen, bosnya bukan, hati-hati, agar kita memasifkan membumikan secara cepat tapi mereka menyerap nilai-nilai ini," tuturnya.

 Baca juga: Jokowi Minta Kebijakan Negara Amalkan Nilai-Nilai Pancasila

Jokowi ingin negara tak kalah cepat dengan media sosial dalam menyebarkan informasi kepada para milenial. Ia juga ingin nilai-nilai Pancasila bisa disebarkan lewat medsos tersebut secara massif.

"Kita harus cepat kalau tidak mau keduluan yang lain juga media sosial Instagram, Facebook, Twitter, Snapchat, hati-hati, banyak lewat barang-barang ini, sekali main bisa 2-3 juta, ideologi Pancasila harus kita sebarkan banjiri narasi-narasi besarnya lewat barang-barang ini kalau tidak akan kedahuluan idoelogi-ideologi baru yang menggunakan barang-barang yang taedi saya sebut," paparnya.

 Baca juga: Istana: Stafsus Milenial Beri Masukan untuk Pidato Jokowi

Jokowi ingin BPIP menjangkau semua anak muda guna membumikan Pancasila. Selain itu, BPIP juga diminta untuk membumikan Pancasila lewat olahraga yang banyak disukai anak muda.

"Musik, nggak apa-apa, kita nebeng Didi Kempot nggak apa-apa, titip sama sad boy dan sad girls nggak apa-apa, sahabat ambyar nggak papa, titipkan satu lirik di pamer bojo nggak apa-apa, ini media yang disukai anak muda kita musik no 2 setelah olahraga," imbuhnya.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu ingin Pancasila juga diboomingkan lewat film. Menurut dia, BPIB bisa bekerjasama dengan kementerian dan lembaga untuk merealisasikan ide tersebut.

"Saya tahu kementerian-kementerian akan dapat sebuah trigger kalau Ibu Megawati Soekarnoputri datang ke kementerian lembaga untuk menyampaikan mengenai titik beratnya ada di mana-mana tapi apa yang saya sampaikan tadi percepatan dalam rangka kita membumikan Pancasila," pungkasnya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini