nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kehadiran Mesin ADM, Pangkas Ruwetnya Birokrasi Membuat E-KTP

Fahreza Rizky, Jurnalis · Selasa 03 Desember 2019 14:45 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 12 03 337 2137404 kehadiran-mesin-adm-pangkas-ruwetnya-birokrasi-membuat-e-ktp-mVq0uuf5o9.jpg Ilustrasi E-KTP (foto: Okezone)

JAKARTA – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Ditjen Dukcapil telah meluncurkan mesin Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM). Proses pencetakan dokumen kependudukan seperti e-KTP kini kian mudah.

Pengamat Kebijakan Publik dari Universitas Trisakti, Trubus Rahadiansyah menilai, masyarakat akan mendapatkan pelayanan data kependudukan secara cepat lantaran menggunakan teknologi. Selain itu, Kemendagri dianggap tepat meluncurkan ADM untuk memangkas birokrasi dan mencegah potensi terjadinya korupsi.

Baca Juga: Begini Cara Mencetak Sendiri E-KTP hingga KK di Mesin ADM 

"Iya tepat. Kebijakan ini tepat dalam arti bahwa pelayanan publik menggunakan teknologi. Menurut saya akan bermanfaat," kata Trubus saat dihubungi Okezone, Selasa (3/12/2019).

Ilustrasi (foto: Okezone) 

Trubus menuturkan, langkah berikutnya yang perlu dilakukan Kemendagri yakni sosialisasi ke daerah-daerah mengenai penggunaan mesin ADM untuk mencetak dokumen kependudukan. Kemudian, lanjut dia, pemerintah perlu menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas dan berintegritas untuk mengoperasionalisasikan mesin ADM tersebut.

"Itu menurut saya perlu SDM yang terampil. Jadi di daerah itu perlu dilakukan pelatihan-pelatihan. SDM-nya harus punya integritas baik," ucap dia.

Diwartakan sebelumnya, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyebut dengan diluncurkannya mesin ADM untuk mencetak dokumen kependudukan maka akan dapat mengurangi potensi korupsi.

Pasalnya menurut Tito, selama ini masyarakat yang ingin mengurus segala macam dokumen kependudukan disulitkan oleh adanya birokrasi yang terdapat di kantor-kantor pemerintahan daerah.

"Dengan hilangnya sentuhan antara petugas dengan masyarakat, maka otomatis potensi korupsi itu hampir bisa dikatakan hilang, dan kemudahan dalam hitungan menit semua bsia diakses dan bisa dinikmati oleh publik,” kata Tito di kawasan Ancol, Jakarta Utara, Senin 25 November 2019.

Baca Juga: Pemerintah Luncurkan ADM, Cetak E-KTP Kini Semudah Transaksi di ATM 

Dirjen Dukcapil Kemendagri, Zudan Arif Fakrulloh menjelaskan hingga kini pengadaan mesin itu masih berproses di DPR RI. Namun, pihaknya sudah mencanangkan kalau banyaknya mesin yang akan diterima oleh setiap daerah bergantung pada banyaknya penduduk.

“Tergantung jumlah penduduknya. Ada kalau seperti Kabupaten Tanah Tidung yang penduduknya hanya 26 ribu ya mungkin tidak perlu terlalu banyak. Satu kecamatan satu cukup. Tapi kalau seperti DKI, 10 juta, mungkin 100 anjungan juga belum tentu cukup. Tergantung kepadatan daerah dan kemampuan masing daerah,” pungkas Zudan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini