MA Potong Hukuman Penjara Idrus Marham Jadi 2 Tahun

Arie Dwi Satrio, Okezone · Selasa 03 Desember 2019 14:32 WIB
https: img.okezone.com content 2019 12 03 337 2137396 ma-potong-hukuman-penjara-idrus-marham-jadi-2-tahun-5KsE6C3eGe.jpg Idrus Marham (foto: Okezone)

JAKARTA - Majelis Hakim Mahkamah Agung (MA) mengurangi hukuman penjara terhadap mantan Menteri Sosial (Mensos) Idrus Marham di kasus suap kesepakatan kontrak kerjasama proyek PLTU Riau-1. Idrus dapat potongan masa tahanan dua tahun.

Sebelumnya, Idrus divonis dengan pidana pokok 5 tahun penjara oleh Pengadilan Tinggi DKI Jakarta. Namun, Hakim Agung memotong hukuman penjara mantan Sekjen Golkar tersebut menjadi 2 tahun.

Baca Juga: Idrus Marham Akan Ajukan Kasasi Usai Hukumannya Diperberat 

Hal itu diketahui dari laman resmi putusan Mahkamah Agung (MA). Vonis tersebut diputus pada Senin, 2 Desember 2019.

"Tanggal putusan, 02 Desember 2019. Amar Putusan; Kabul," demikian dikutip dari laman resmi MA, Selasa (3/12/2019).

Idrus Marham (foto: Okezone) 

Adapun, majelis hakim agung yang memutus perkara ini diketuai oleh hakim Agung Suhadi, dengan anggotanya hakim Krisna Harahap dan Prof Abdul Latief.

MA menyebut Idrus Marham bukan penentu proyek PLTU Riau-1. Selain itu tidak menikmati hasil suap yang didapat Eni Maulani Saragih dari pengusaha Johannes B Kotjo.

Baca Juga: KPK Terima Putusan Lengkap Pengadilan Tinggi DKI Jakarta soal Idrus Marham 

Awalnya‎, Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta memvonis Idrus Marham dengan pidana 3 Tahun penjara karena dianggap terbukti menerima suap terkait Proyek PLTU Riau-1, bersama-sama Eni Maulani Saragih.

Kemudian, Idrus Marham melalui pengacaranya mengajukan banding.‎ Namun di Pengadilan Tinggi DKI, Idrus justru diperberat hukumannya menjadi 5 tahun bui. Lantas, Idrus mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung dan dikabulkan.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini