nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Paspampres Tak Akan Tambah Personel Pasca-Ledakan di Monas

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis · Selasa 03 Desember 2019 11:40 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 12 03 337 2137297 paspampres-tak-akan-tambah-personel-pasca-ledakan-di-monas-rfVOkW5czP.jpg Ilustrasi Police Line (Foto: Okezone)

JAKARTA - Komandan Paspamres Mayjen TNI Maruli Simanjutak memastikan bahwa pengamanan Istana Keprsidenan, Jakarta cukup kuat menyusul adanya ledakan dari bom granat asap di Monas, Jakarta.

"Kita kan pengamanan harian sudah cukup kuat," kata Maruli saat dikonfirmasi, Selasa (3/12/2019).

Maruli memastikan tak akan menambah jumlah paspampres untuk mengamankan Istana pascaadanya ledakan tersebut. Menurut dia, penamanbahan pengamanan kerap dilakukan bila ada aksi demonstrasi dengan massa yang besar di Monas.

"Enggak perlu (adanya penambahan paspampres). Kecuali kalau massa besar baru. Kalau yang begitu kita cukup kuat lah," tutur dia.

Ledakan

Baca Juga: Ledakan di Monas Belum Bisa Disimpulkan Sebagai Aksi Terorisme

Maruli menerangkan, Paspampres cukup kuat untuk mengantisipasi adanya peristiwa kecelakaan seperti yang terjadi di Monas itu.

"Itu sudah cukup kuat untuk accident itu, kita sudah antisipasi. Sudah cukup kuat. Dan ini belum tentu ledakan apa juga belum tau kita. Masih belum jelas, mungkin entah barang apa, tapi bukan bom lah. Belum tentu bom," tutur dia.

Maruli menerangkan bahwa Paspampres tidak akan menutup akses ke Istana. Namun, penutupan itu bisa saja dilakukan bila polisi ingin melakukan pengembangan.

"Kalau penutupan akses mungkin nanti untuk penyelidikan kepolisian kalau arahnya itu. Bukan dari kita. Mungkin kalau memang arahnya ada kesengajaan, perlu alat-alat bukti untuk itu, mungkin kepolisian yang mengurus itu," tandasnya.

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini