nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

6 Pejabat Pertamina Diperiksa KPK Terkait Suap Mafia Migas

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Selasa 03 Desember 2019 10:45 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 12 03 337 2137263 6-pejabat-pertamina-diperiksa-kpk-terkait-suap-mafia-migas-zSoTvXr0eE.jpg Juru Bicara KPK Febri Diansyah (foto: Okezone)

JAKARTA - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengagendakan pemeriksaan terhadap enam pejabat maupun mantan pejabat PT Pertamina. Mereka akan diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi‎ terkait kasus dugaan suap perdagangan minyak mentah dan produk kilang di PT Pertamina Energy Services (PES)‎.

Keenam saksi yang dipanggil untuk diperiksa yakni, Staff Utama Integrated Supply Chain PT Pertamina, Sani Dinar Saifuddin; Asisten Manajer Petrochemical Fungsi Marketing and Trading PT Pertamina, Retno Wahyuningsih; dan Mantan Senior Trade Crude PES, Nurdin M Prayitno.

Baca Juga: KPK Periksa 4 Pejabat Pertamina Terkait Kasus Mafia Migas 

Kemudian, Analyst Light Distilates Trading Integrated Supply Chain PT Pertamina, Edward Corne; Staff Utama pada Direktorat Pengolahan PT Pertamina, Mulyono; serta Mantan Head of Trading PES, Agus Bachtiar. Mereka akan diperiksa untuk melengkapi berkas penyidikan tersangka Bambang Irianto (BI).

"Mereka diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi untuk tersangka BI," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah melalui pesan singkatnya, Selassa (3/11/2019).

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). (Foto: Okezone)	 

Dalam perkara ini, Bambang melalui perusahaan SIAM Group Holding Ltd yang berkedudukan hukum di British Virgin Island diduga menerima suap sekitar USD2,9 juta dari Kernel Oil Ltd selama periode 2010-2013. Suap ini diberikan lantaran membantu Kernel Oil dalam perdagangan minyak mentah dan produk kilang kepada PES.

‎KPK sendiri baru menetapkan satu tersangka dalam kasus ini yaitu, Bambang Irianto. Ia ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap perdagangan minyak mentah dan produk kilang di Pertamina Energy Services Pte. Ltd (PES) selaku subsidiary company PT. Pertamina (Persero).

Baca Juga: Usut Suap Mafia Migas di Pertamina, KPK Periksa Pengusaha Lukman Neska 

Atas perbuatannya, Bambang Irianto disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b subsider Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini