nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pemerintah Diminta Netral dalam Kontestasi Munas Golkar

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Senin 02 Desember 2019 23:22 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 12 02 337 2137140 pemerintah-diminta-netral-dalam-kontestasi-munas-golkar-48daEqBTx1.jpg Ilustrasi

JAKARTA - Direktur Indonesia Public Institute Karyono Wibowo meminta agar pemerintah bersikap netral dalam menghadapi Musyawarah Nasional (Munas) Partai Golkar. Sebab, jika pemerintah tidak netral maka akan banyak menimbulkan kekecewaan terhadap internal Golkar.

Demikian diungkapkan Karyono Wibowo saat dikonfirmasi terkait isu yang menyebut bahwa adanya dugaan campur tangan Istana dalam pertarungan calon ketua umum di Munas Golkar.

"Memang sebaiknya dan idealnya Presiden mestinya netral. Karena jangan sampai kemudian kekecewaan dari faksi yang ada di dalam Golkar," kata Karyono kepada wartawan, Senin (2/12/2019).

Ilustrasi

Menurutnya, jika sudah ada kader Golkar yang kecewa, maka bisa menyebabkan gejolak politik. Dimana, saat ini seluruh Partai Golkar mendukung dan mempercayai penuh kepemimpinan Joko Widodo (Jokowi).

"Kalau ada yang kecewa, bisa menimbulkan gejolak politik. Meskipun, tidak terlalu besar. Ini menimbulkan kegaduhan politik, kebisingan politik, kegaduhan publik," tukasnya.

Bahkan, kata dia, jika nantinya ada rasa kekecewaan akibat manuver para menteri dan Jokowi dalam mendukung salah satu pasangan calon yang berpotensi menimbulkan perpecahan, maka yang jelas dirugikan adalah pemerintah.

"Secara tidak langsung Presiden dirugikan, karena Golkar adalah partai pendukung pemerintahan," pungkasnya.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini