nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mahfud MD Ogah Campuri Wacana Jabatan Presiden 3 Tahun

Puteranegara Batubara, Jurnalis · Senin 02 Desember 2019 15:42 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 12 02 337 2136965 mahfud-md-ogah-campuri-wacana-jabatan-presiden-3-tahun-VdyH3ZGUAV.jpg Menko Polhukam, Mahfud MD (foto: Okezone.com)

JAKARTA - Menko Polhukam Mahfud MD ogah mencampuri munculnya wacana penambahan masa jabatan presiden, menjadi tiga periode dalam amandemen terbatas UUD 1945.

Mahfud berpandangan, wacana itu adalah produk politik. Sehingga, kata mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu, yang lebih tepat untuk berkomentar adalah anggota MPR.

"Itu urusan politik MPR menteri tak boleh bicara itu," kata Mahfud di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Senin (2/12/2019).

 Baca juga: Jokowi: Yang Ngomong Masa Jabatan Presiden 3 Periode Ingin Tampar Muka Saya

Dalam kapasitasnya sebagai Menko Polhukam, Mahfud menegaskan, dirinya akan turun tangan terkait dengan faktor menjaga stabilitas politik, keamanan dan hukum.

"Kalau stabilitasnya kita jaga, kalau bersidang kita jaga kalau subtansinya tak boleh kita. Oke gitu aja yah," ucap Mahfud.

 Baca juga: Jokowi: Saya Ini Produk Langsung dari Rakyat, Masa Dukung Pilpres oleh MPR

Sementara itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) tegas menolak wacana penambahan masa jabatan presiden menjadi tiga periode. Ia pun menyebut bahwa pengusul masa jabatan tiga periode tersebut sama saja ingin menampar mukanya.

"Ada yang ngomong presiden dipilih tiga periode. Itu ada tiga (maknanya) menurut saya, satu ingin menampar muka saya, yang kedua ingin cari muka, padahal saya sudah punya muka, yang ketiga ingin menjerumuskan," kata Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (2/12/2019).

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini