nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Marak Penipuan Haji dan Umrah, MPR: Pemerintah Sudah Merespons Itu

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis · Minggu 01 Desember 2019 23:33 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 12 01 337 2136689 marak-penipuan-haji-dan-umrah-mpr-pemerintah-sudah-merespons-itu-gzVmMWPB6c.jpg Pimpinan MPR, Arsul Sani

JAKARTA - Kasus penipuan kepada para jamaah haji dan umrah di Indonesia marak terjadi. Hal ini lantaran bermunculannya biro pelayanan haji dan umrah bodong yang menjerat ribuan calon jamaah.

Guna membendung hal tersebut, Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (AMPHURI) mencanangkan gerakan #safehajiumrah dengan mengembangkan AISYAH (Amphuri Information System Syariah).

“Kami di DPR/MPR menyambut gembira. Sosialisasi #safehajiumrah Ini merupakan jawaban. Meskipun bukan satu-satunya jawaban. Untuk menyetop haji bodong atau haji bodong yang merugikan ribuan masyarakat,” kata Wakil Ketua MPR Arsul Sani usai acara sosialisasi bersama #safehajiumrah, Minggu, (1/12/2019).

Asrul berpendapat, hal ini juga merespon pengaduan masyarakat dan yang disuarakan teman-teman di DPR yang konsen dengan penipuan haji dan umroh yang masih ada.

Ilustrasi

“Memang pemerintah telah merespon ini, kementerian agama melalui program Siskopatuh (Sistem Komputerisasi Pengelolaan Terpadu Umrah dan Haji Khusus). Kemudian kementerian Luar Negeri ada program Safe Travel,” tuturnya.

Sementara Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat DPP AMPHURI Joko Asmoro mengatakan, AMPHURI terus mengedukasi masyarakat muslim terkait berbagai regulasi dalam penyelenggaraan haji dan umrah. Baik dari Pemerintah Indonesia maupun Arab Saudi.

“AMPHURI menggabungkan dua program pemerintah, Siskopatuh dan Safe Travel dengan nama gerakan #safehajiumrah sebagai upaya mewujudkan ibadah haji dan umrah yang nyaman dan aman,” kata Joko.

Sosialisai #safehajiumrah dilakukan secara serentak di tujuh kota di Indonesia. Selain Jakarya digelar juga di Medan, Palembang, Bandung, Semarang, Surabaya dan Makassar.

“Hari ini kami sosialisasikan bersama 427 anggota AMPHURI,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini