nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Soal Masa Jabatan Presiden, Pakar HTN: 1 Periode Saja tapi 7 Tahun

Sarah Hutagaol, Jurnalis · Minggu 01 Desember 2019 08:01 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 12 01 337 2136538 soal-masa-jabatan-presiden-pakar-htn-1-periode-saja-tapi-7-tahun-ruv5KxhXjN.jpg Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun (Foto: Okezone)

JAKARTA - Pakar Hukum Tata Negara (HTN) Refly Harun menilai bahwa tidak terdapat masalah dengan adanya wacana penambahan masa jabatan presiden menjadi tiga periode, karena konstitusi itu baginya bisa berubah kapan saja.

Kendati demikian, menurutnya terdapat beberapa hal yang harus dipertimbangkan jika terjadi penambahan masa jabatan presiden. Apalagi, kalau dilakukan secara berturut-turut.

Baca Juga: Argumentasi Wacana Penambahan Periode Jabatan Presiden Dipertanyakan

Refly menyebut akan terjadi penyalahgunaan kekuasaan atau abuse of power jika terdapat penambahan masa jabatan presiden menjadi tiga periode, dan akan membuat presiden itu nantinya justru memikirkan bagaimana bisa menang pada periode selanjutnya.

"Menghindarkan incumbent dari abuse of power kalau dia menjadi calon," ucap Refly kepada Okezone, Sabtu (30/11/2019).

Ilustrasi

Terlebih lagi bagi Refly Harun, penegakan hukum pada sistem demokrasi atau penyelenggaraan Pemilu di Indonesia masih banyak ditemukan kecurangan-kecurangan.

"Dalam sistem Pemilu kita yang masih bermasalah ini, masih lemahnya penegakan hukum Pemilu, masih besarnya keterlibatan TNI, Polri ASN dalam kontestasi pilpres," paparnya.

Sebab itu, Refly menyarankan kalau masa jabatan presiden hanya satu periode, namun selama 6 hingga 7 tahun. Jikalau ingin lebih dari satu periode, diharapkan tidak diperbolehkan secara berturut atau diberi jeda selama 5 tahun.

"Kalau saya 3 periode itu boleh saja, tapi tidak berturut-turut. Jadi usulan saya itu lebih baik satu periode saja, 1 periode 6 atau 7 tahun, dan tidak dipilih kembali," ujar Refly.

Baca Juga: Kritisi Ide Jabatan Presiden 3 Periode, PKS : Mau Nostalgia Orde Baru?

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini